Tunggakan PBB Di Gunungkidul Tembus Rp 4 Miliar

24 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Jumlah tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sektor perkotaan dan pedesaan di Gunungkidul total mencapai Rp4 miliar.

Pemkab Gunungkidul akan terus berusaha melakukan penagihan terhadap tunggakan Pajak tersebut.

Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, Putro Sapto Wahyono mengatakan, tunggakan PBB sebesar Rp4 miliar merupakan akumulasi sejak masih ditangani oleh KPP Wonosari.

“Tahun ini saja karena merupakan akumulasi dari tahun-tahun sebelumnya,” katanya kepada wartawan, Minggu (4/11/2018).

Menurut dia, meski nominal masih besar, namun angka tersebut sudah jauh berkurang. BKAD pun berkomitmen untuk terus melakukan penaggihan kepada wajib pajak yang belum membayar.

Putro menuturkan, salah satu upaya untuk mengefektifkan dalam penarikan, BKAD akan memperluas jaringan kerja sama dengan bank. Hal ini dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi wajib pajak dalam membayar pajak.

“Kalau sekarang kerja sama baru dengan BPD DIY, tapi ke depan akan bekerja sama dengan bank lain sehingga jangkauan dan jaringan pembayaran bisa semakin luas,” ucapnya.

Untuk tahun ini di Gunungkidul terdapat wajib pajak PBB P2 sebanyak 591.780 objek pajak. Wajib pajak terbanyak ada di Kecamatan Wonosari, disusul Playen, Karangmojo, Ponjong, Semanu.

Terpisah, Kepala Bidang Penagihan, Pelayanan dan Pengendalian, BKAD Gunungkidul, Supriyatin mengatakan capaian PBB hingga jatuh tempo pembayaran pada 30 September lalu sebesar Rp19,329 miliar.

Dia menjelaskan, alasan warga belum membayar karena wajib pajak masih di luar kota. Kondisi ini pun berdampak terhadap pelunasan pajak yang ditentukan pemerintah.

“Masih ada yang belum membayar dan kami akan terus sosialisasikan,” pungkasnya. (Heri)

Related Post