Urai Kekeringan, ACT Programkan Wakaf Sumur

15 views

Gunungkidulpost.com – Paliyan – Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) DIY bersama mitra donatur Karuma Swalayan berhasil menggalakkan pembangunan wakaf sumur produktif untuk mengurai krisis kekeringan dan darurat air bersih yang melanda warga Dusun Karangmojo A, Kecamatan Paliyan.

Kacamatan Paliyan merupakan salah satu dari 13 kecamatan di Gunungkidul yang tengah mengalami kekeringan akibat kemarau panjang.

Program wakaf sumur yang dilakukan ACT DIY telah berjalan di 12 titik di DIY. Dusun Karangmojo A sendiri menjadi lokasi ke-12.

Di Dusun Karangmojo A kondisi airnya cukup menghawatirkan, sumur galian warga kondisinya sudah mengering, untuk keperluan mencuci dan mandi warga memanfaatkan air sungai, sedang untuk keperluan minum dan memasak warga harus rela iuran untuk membeli air dari truk tangki.

Widi selaku koordinator pengebor menyampaikan pengeboran wakaf sumur dimulai sejak sepekan kemarin, telah dinyatakan selesai pada hari Senin (10/9) dengan kedalaman 62 meter.

“Biasanya sumur bor di Gunungkidul rata-rata kedalamannya antara 80 meter hingga 120 meter, syukur di Dusun Karangmojo A ini di kedalaman 62 meter sudah dapat sumber air” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Taryono selaku ketua RT setempat menyampaikan terima kasih dan berharap adanya wakaf sumur ini manfaatnya dapat dirasakan seluas-luasnya oleh masyarakat Dusun Karangmojo.

Pembangunan wakaf sumur yang kebetulan berada di tanah wakaf masjid Al-Amin, masyarakat berharap keberadaan wakaf sumur ini menjadi jalan keluar bagi jamaah, agar lebih nyaman dalam beribadah.

“Semoga wakaf sumur ini dapat berguna sepanjang masa, dan dapat dimanfaatkan masyarakat seluas-luasnya,” ucapnya. (Santi)

Related Post