Wacana Bandara Komersil, Pemdes Siapkan Lahan 7 Hektar

791 views

Ilustrasi. Net

Gunungkidulpost.com – Playen –  Wacana pembangunan bandara komersil di desa Gading, kecamatan Playen, ternyata bukan isu belaka. Pada tahun 2016 lalu, bahkan pemerintah desa setempat sudah melalukan pembebasan lahan untuk perluasan landasan pacu sekitar 7 hektar.Kepala Desa Gading Sukirman membenarkan, jika wacana pemanfaatan Lanud Gading sebagai bandara komersil. Meski begitu, surat pemberitahuan rencana akan dilakukan pembangunan secara resmi belum diterima pihak desa.

“Surat resmi pemberitahuan belum saya terima, Nanti kalau sudah biasanya diikuti dengan sosialisasi kepada masyarakat,” katanya, Sabtu (7/1/2017).

Ia menjelaskan, untuk mendukung adanya pembanganunan bandara komersil tersebut, pihaknya akan melakukan pembebasan lahan milik warga dan kas desa dengan harga Rp. 100 ribu per meter persegi. Saat ini Landasan pacu tersebut memiliki panjang 1900 meter, sapu hijau sebelah barat seluas 300 meter dan sisi timur seluas 200 meter.

“Perkembangan saat ini baru wacana perluasan lahan Lanud untuk kelengkapan bandara komersil. Tapi untuk pastinya kapan belum bisa dijelaskan secara detail,” jelasnya.

Menurut Sukirman, pemerintah desa sendiri sudah menyediakan lahan sekitar 7 hektar untuk perluasannya. Sedikitnya ada enam dusun yang akan dilakukan pembebasan lahan yakni dusun Gading satu, lima, enam, tujuh, delapan dan sembilan.

“Dampak positif akan dirasakan oleh masyarakat, hanya saja memerlukan waktu yang panjang untuk pelaksanaan pembangunan bandara komersil,” pungkasnya.

Untuk diketahui sebelumnya, Bupati Gunungkidul, Badingah tengah mengagendakan pertemuan dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, untuk membahas rencana pembangunan Lanud Gading. 

“Kalau terealisasikan ya kami siap memfasilitasi, dengan perubahan status dari lanud akan menjadi bandara guna menunjang kegiatan pariwisata,” urainya. (Heri)

Related Post