Wakaf Sumur, Mengalirkan Kebahagiaan Wilayah Darurat Air Bersih

35 views

Gunungkidulpost.com – Ngawen – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul menyatakan, 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang ada di Gunungkidul dinyatakan darurat kekeringan dan krisis air bersih diantaranya Kecamatan Rongkop, Tepus, Semin, Tanjungsari, Saptosari, Ponjong, Nglipar, Panggang, Semanu, Gedangsari, Ngawen, Girisubo dan Purwosari.

Melihat permasalahan tersebut lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) DIY mencoba mengurai permasalahan air bersih di Gunungkidul dengan pembangunan Wakaf Sumur produktif.

Kharis Pradana selaku koordinator Pogram ACT DIY menyampaikan, pembangunan Wakaf Sumur kali ini dibangun di Dusun Cikal, Desa Watusigar Kecamatan Ngawen.

“Warga telah kesulian air bersih sejak bulan Ramadhan kemarin, satu-satu satunya sumur bor yang dibangun oleh pemerintah Kabupaten Gunungkidul saat ini airnya kurang lancar,” kata Kharis, Rabu, (1/8).

Tidak sampai disitu, sumur galian yang ada airnya sudah mulai mengering, serta PDAM yang tersedia airnya juga sudah macet sejak berminggu-minggu yang lalu.

Kharis mengatakan, pembangunan Wakaf Sumur di Dusun Cikal sebenarnya sudah berjalan sejak pekan lalu dan hari ini sumurnya sudah megeluarkan air di kedalaman 80 meter.

Harapannya dengan adanya Wakaf Sumur di Dusun Cikal ini manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat seluas-luasnya, semoga dusun dengan jumlah 172 keluarga yang mayoritas adalah petani ini dapat menikmati air bersih dari adanya Wakaf Sumur Global Wakaf-ACT.

“Sampai dengan saat ini program Wakaf Sumur di Yogyakarta telah berhasil dibangun di 9 titik, satu berada di wilayah Kota, satu di Kabupaten Bantul dan tujuh titik lainnya berada di Kabupaten Gunungkidul,” pungkasnya. (Santi)

Related Post