Wakil Bupati: GTT-PTT Jangan Mudah ‘Diiming-iming’

645 views

Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi.



Gunungkidulpost.com – Wonosari – Beredarnya bentuk informasi yang berkaitan dengan perubahan nasib Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang marak terjadi kali ini, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menghimbau kepada semua tenaga honorer untuk lebih berhati-hati dalam menyikapi hal tersebut.
Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi berharap para Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) untuk berhati-hati dengan segala bentuk edaran yang berkaitan dengan perubahan nasib GTT -PTT. Menurutnya, saat ini saja pemerintah pusat menekan biaya belanja daerah tidak boleh melebihi 50 persen dari total anggaran yang dimiliki.
“GTT dan PTT layak berhati-hati dan tidak mudah percaya dengan bentuk ajakan apalagi sambil meminta sumbangan,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Kamis (12/1/2016).
Dalam surat edaran dari Komite Nasional Revisi UU ASN tersebut, dijelasknya permintaan sumbangan terhadap GTT dan PTT di semua kabupaten di DIY. 

Surat yang ditandatangani ketua komite Hajar Thamrin ini juga menyebutkan kontak person yang bisa dihubungi.
Saat para wartawan mencoba menghubungi, nomor tersebut adalah milik Purwantiningsih. Diapun membenarkan permohonan dana untuk tenaga honorer. 

Namun demikian dia belum  menjelaskan pengunaan dana tersebut.
“Ada apa to kok sepertinya jadi ribut. Sebelumnya kan kami sudah sosialisasi dan menjelaskan, tetapi kok malah jadi ribut,” ucapnya.
Perempuan yang mengaku menjadi bendahara komite tersebut menuturkan, semua proses penarikan dana itu juga digunakan untuk perjuangan sehingga mereka bisa diangkat menjadi ASN.
“Jika dihitung uang ini tidak ada apa-apanya dengan biaya wira-wiri kami ke Jakarta,” pungkasnya. (Bayu)

Related Post