Warga Bejiharjo Resah Marak Pencurian, Diduga Ulah ‘Babi Ngepet’ 

976 views

Ilustrasi.net


Gunungkidulpost.com – Karangmojo – Warga dusun Gelaran, Bejiharjo, Karangmojo, dalam kurun waktu dua pekan ini diteror kasus pencurian. Bahkan didusun tersebut beredar isu babi ngepet, yang mencuri uang milik warga. Isu babi jadi-jadian tersebut, menyebar luas hampir seluruh desa setempat.

Informasi yang dihimpun Gunungkidulpost.com menyebutkan, kabar yang berhembus warga di dusun setempat, terjadi sejak beberapa hari terakhir ini. Apalagi ada sejumlah warga yang mengaku sudah kehilangan kisaran jutaan rupiah.

Kabar yang santer berhembus tersebut, membuat warga menjadi semakin resah. Warga pun mulai berjaga-jaga, dengan mengadakan ronda dan patroli keliling desa yang terjadi hampir setiap malam. Warga berjaga-jaga untuk memburu babi ngepet tersebut.

“Kabar ini sudah beredar hampir dua pekan terakhir ini. Ada beberapa saksi mata yang mengaku melihat babi ngepet dengan mata kepala mereka sendiri,” kata Dukuh Gelaran, Husein Pamungkas, Sabtu (29/10/2016).

Menurutnya Husein, warga mengaku pernah melihat babi ngepet di tengah pemukiman penduduk menyakini, jika babi tersebut merupakan binatang jadi-jadian yang digunakan oleh pihak tertentu sebagai pesugihan.

“Menurut warga bentuknya macam-macam seperti orang jadi-jadian yang menyerupai berbentuk babi. Ada juga berbentuk bintang babi yang bulunya lebat,” ujarnya.

Husein mengaku, heran adanya kejadian tersebut, apalagi di desanya tidak ditemukan adanya warga yang memelihara binatang jenis babi. Sehingga munculmya babi yang masuk ke wilayahnya ini dinilai sudah diluar hal yang tidak wajar. 

“Untuk saya sendiri belum pernah melihat, tapi kabar ini sudah beredar dikalangan masyarakat. Untuk itu, semua warga setiap malam harus waspada,” ucapnya.

Husein menambahkan, hingga saat ini ada sekitar empat warganya yang merasa kehilangan uang dan barang berharga disimpan di rumahnya. Bahkan, perhiasan emas 15 gram juga ikut hilang, diperkirakan mencapai puluhan juta

“Kejadian hilangnya barang maupun uang milik warga itu kebanyakan siang,” paparnya.

Mesik begitu, lanjut Huesin, pihaknya tidak menampik beredarnya isu babi ngepet tersebut berkaitan dengan hilangnya uang dan barang berharga milik warga.

“Kalau kemungkinan bisa jadi itu (babi ngepet red) karena selama ini banyak warga yang merasa kehilangan juga,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu warga bejiharjo, Rois membenarkan adanya isu babi ngepet yang membuat resah masyarakat. Menurutnya, banyak warga yang melihat babi ngepet tersebut sempat berkeliaran di kampung warga. 

“Warga katanya banyak yang melihat di malam hari. Mungkin itu (babi ngepet red) mau mencoba ilmu sesat,” pungkasnya. (Nena)

babingepet babingepetresahkanwarga

Related Post