Warga Desa Kenteng Masih Terapkan Metode Makan Jalan Dulu

151 views

Gunungkidulpost.com – Ponjong – Warga di Desa Kenteng, Kecamatan Ponjong hingga saat ini masih menerapkan kebiasaan untuk makan dua kali dalam sehari.

Bahkan, penerapan Desa Kenteng yang dinyatakan sebagai desa bebas dari rawan pangan tak mambuat mereka mengubah kebiasaan makan dua kali dalam sehari.

“Desa Kenteng sudah ditetapkan sebagai desa bebas rawan pangan, namun masyarakat ini sudah terbiasa makan dua kali, warga tidak terbiasa untuk makan pagi, itu karena kebiasaan bukannya tidak punya,” kata Kepala Desa Kenteng Sukarno kepada wartawan, Rabu (9/5/2018).

Menurut Sukarno, sebagian besar mata pencaharian warga di Desa Kenteng yakni petani. Selain petani usaha di desa ini belum memiliki potensi yang dapat menjanjikan.

“Desa lain lebih mempunyai potensi, dibandingkan dengan desa kenteng yang memang terbatas untuk mata pencaharian lain,” ucapnya.

Ia mengatakan dari jumlah kurang lebih 900 kepala keluarga (KK) yang masih termasuk dalam kategori miskin sebanyak 200 kk.

Terpisah, Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan Pemkab Gunungkidul Fajar Ridwan mengatakan desa kenteng sudah tidak termasuk kategori desa rawan pangan, tetapi masih dalam pengawasan.

lanjutnya ia menerangkan kondisi desa rawan pangan penyebabnya adalah kemiskinan diwilayah desa itu tinggi sehingga membuat desa tersebut rawan pangan.

“Dari hasil analisis 2017 lalu kenteng sudah tidak masuk dalam kategori desa rawan pangan, tetapi masih dalam binaan kami supaya tidak masuk kembali dalam desa rawan pangan,” jelasnya.

Dia mengatakan dari tahun ketahun jumlah desa rawan pangan semakin menurun. Dari tahun 2012 sebanyak 40an desa, 2013/2014 ada 12, 2015/2016 ada 7 desa, 2017 hingga sekarang tinggal 3 desa. (Susanti)

Related Post