Warga Mulai Andalkan Pakan Alternatif

image

Gunungkidulpost.com – Girisubo – Disaat kekeringan melanda Kabupaten Gunungkidul menyebabkan sulitnya mencari pakan rumput untuk ternaknya.
Pakan ternak menjadi cukup sulit ditemukan, sehingga peternak pun terpaksa memberi pakan dengan jerami kering.

Hal itu seperti yang terjadi di Desa Tileng, Kecamatan Girisubo. Petani mulai menggunakan pakan ternak alternatif guna memenuhi kebutuhan hewan ternaknya.

Salah seorang peternak Margono mengatakan, kekeringan ini juga membuat pakan hijauan atau rumput untuk ternak kini sulit didapatkan di Gunungkidul. Peternak terpaksa memberi makan ternak mereka dengan jerami kering.

“Sudah dua pekan lalu sulit mencari tumbuhan hijau untuk pakan ternak. Dan kini kami hanya menggunakan jerami kering,” katanya kepada Gunungkidulpost.com.

Diberikannya jerami berdampak buruk bagi kondisi hewan yang ia pelihara.

Akibatnya ternak warga menjadi kurus, berat badannya menurun, dan mudah terserang penyakit. Peternak pun harus membayar untuk jerami yang mereka gunakan.

“Untuk satu truk jerami kering, peternak mesti membayar Rp 750ribu,” bebernya.

Hal senada juga dialami oleh Sumardi, dirinya mengeluh akibat hanya mengandalkan jerami untuk pakan ternak miliknya. Kondisi seperti ini pun sangat mempengaruhi kesehatan hewan yang ia pelihara.

“Kurang pakan hijau sehingga hewan kami menjadi kurus dam kurang sehat,” ucapnya.

Dia hanya bisa pasrah dengan kondisi saat ini. Ia pun berharap untuk segera turun hujan sehingga dapat bermanfaat bagi warga di pesisir Gunungkidul. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post