Warga Nantikan Pembukaan Flying Fox Terpanjang di Asia

594 views

Foto: istimewa


Gunungkidulpost.com – Gedangsari – Target pembuatan wahana flying fox terpanjang di Asia Tenggara yang dipasang di kawasan Ekowisata Green Village, Desa Mertelu, Gedangsari dipastikan molor. Yang semul ditarget pada 10 Januari 2017 hingga saat ini masih dalam taraf penyelesaian dan finising. 

Salah satu pengelola, Arif mengatakan, pengerjaan proyek pembuatan flying fox masih terus berlangsung. Pihaknya pun telah mengkebut proses finising untuk segera diselesaikan. “Kita terus kebut proyek ini, agar segera mungkin dapat dinikmati oleh wisatawan,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Senin (30/1/2017).

Dia menjelaskan, cuaca merupakan faktor utama penghambat proses pengerjaan. Sehingga pihaknya mematok akir Februari untuk dapat menyelesaikan pembangunan flying fox sepanjang 625m meter. “Kemungkinan besar akhir bulan Februari bisa kami buka,” tuturnya.

Sementara itu salah satu pengunjung asal Klaten Maya mengatakan, pembangunan flying fox sangat dinantikan oleh masyarakat. Pihaknya berharap, proses pengerjaan segera terselesaikan. “Kami harap segera diselsaikan supaya bisa dinikmati oleh pengunjung yang datang ke tempat ini,” ucapnya. (Bayu)

Related Post