Warga Pinggiran Keluhkan Tak Ada Sosialisasi Tax Amnesty, KPP Pratama Segera Merespon !!

495 views
Perajin batik Tancep. (Foto : Bayu Prihartanto)

Perajin batik Tancep. (Foto : Bayu Prihartanto)

Gunungkidulpost.com – Ngawen – Puluhan perajin batik di Desa Tancep, Kecamatan Ngawen berharap adanya sosialisasi mengenai program Tax Amnesty/pengampunan pajak. Pasalnya program tersebut sangatlah diminati oleh warga yang sebagian besar berprofesi sebagai perajin batik tulis.

Salah satu perajin batik di Desa Tancep, Daru mengaku, hingga saat ini program pemerintah tentang pengampunan pajak belum menyasar kesemua pelaku usaha salah satunya di Desa Tancep yang merupakan UMKM terbesar di Gunungkidul. Pihaknya pun meminta kepada pihak yang trekait untuk segera mengadakan sosialisasi tentang wajib pajak tersebut.

“Selama ini belum ada sosialisasi mengenai Tax Amnesti, padahal warga disini sebagian besar merupakan pelaku usaha UMKM yang sudah maju,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Minggu (16/10/2016).

Dia menuturkan, jika pemerintah akan menyukseskan program pengampunan pajak, sebaiknya dilakukan sosialisasi menyeluruh hingga sampai ke tingkat desa. Sehingga para pelaku usaha akan lebih paham tentang program yang digagas oleh menteri keuangan tersebut.

“Haparan kami semoga segera dilakukan sosialisasi ke tingkat desa, supaya pelaku usaha dapat memahami betul akan adanya program ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala KPP Pratama Wonosari, Taufik mengatakan, dengan adanya keluhan warga tentang minimnya sosialisasi yang dilakukan oleh pertugas pajak, dirinya siap untuk terjun langsung ke berbagai desa yang merupakan sentral usaha mikro dan menengah. Pihaknya akan segera terjun ke lapangan untuk menggelar sosialisasi ke masyarakat dengan tujuan agar masyarakat luas tau tentang adanya program Tax Amnesty ini. “Kami segera akan terjun ke lokasi untuk melakukan sosialisasi di masyarakat,” paparnya. (Bayu)

batiktancep kpppratamawonosari taxamnestygunungkidul

Related Post