Warga Rongkop Gelar Tradisi Jaga Makam

294 views
image

Foto: Istimewa

Gunungkidulpost.com – Rongkop – Untuk mengantisipasi serangan hewan liar yang memangsa jenazah di pemakaman seperti di Desa Karangwuni, Kecamatan Rongkop, warga sekitar menggelar tradisi unik.

Tradisi tersebut yakni menjaga makam karena kepercayaan warga sekitar setiap orang yang meninggal setiap malam Selasa Kliwon akan ditunggu sampai 7 hari kedepan, untuk mengantisipasi serangan hewan liar.

Kepala Desa Karangwuni, Suparta mengatakan kepercayaan masyarakat di desanya, sama seperti kepercayaan masyarakat lainnya di Gunungkidul, yang mempercayai jika orang yang meninggal di malam Selasa Kliwon maka akan ditunggui antara 7-40 hari kedepan.

“Tradisi ini sudah ada sejak dulu. Kalau di desa kami biasanya ditunggui seminggu atau sampai 7 hari setelah meninggal,” katanya saat ditemui Wartawan, Jumat (3/11/2017).

Dia mengatakan, warga sekitar menunggui karena kepercayaan jika meninggal pada malam selasa Kliwon sering dicuri hewan liar.

“Warga sebatas tindak antisipasi saja. Memang sampai saat ini belum ada peristiwa pencurian jenazah di desa kami,” bebernya.

Kapolsek Rongkop, AKP Hendra Prastawa, menghimbau kepada Bhabinkamtibmas untuk peduli dengan kegiatan warga, termasuk membantu warga saat menunggui dan terjun langsung dalam mengikuti tradisi menjaga kuburan (makam).

Pihaknya pun berharap bisa memberikan keamanan lingkungan yang kondusif.

“Sudah menjadi kebiasaan di Dusun. Setiap ada yang meninggal, warga menunggu di kuburan sampai 7 hari secara bergantian. Dan kami pun selalu menghimbau kepada seluruh anggota untuk aktif dalam mengikuti kegiatan warga,” tutupnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post