Warung Wedangan Mbah Pujo Tak Kalah Dengan Kafe Modern

422 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Warung wedangan Mbah Pujo yang terletak di Dusun Siraman II, Desa Siraman masih tetap bertahan dengan ciri khas warung sederhana ala kadarnya. Dengan bekonsepkan tradisional dan apa adanya mampu memikat pelanggan sejak 15 tahun silam.

Sajian utama adalah teh poci dan aneka gorengan panas serta menu nasi rames menjadi hidangan pilihan para pelanggan.

Tidak hanya sebagai tempat makan, warung Mbah Pujo juga menjadi wadah interaksi warga kalangan bawah hingga para pejabat pemerintahan untuk sekedar bersosialisasi hingga memperbincangkan isu-isu serius dengan suasana yang cair.

“Usaha saya ini hampir kurang lebih 15 tahun saya tekuni. Dan dekit demi sedikit pelanggan pun bertambah,” kata Mbah Pujo saat ditemui Gunungkidulpost.com, Minggu (27/1/2019).

Dia mengaku, dari banyaknya berbagai pelanggan berbaur menjadi satu tak membedakan kalangan bawah maupun masyarakat menengah ke atas. Berkat kesabaran dan keuletan sejak 15 tahun silam membuahkan hasil yang membahagiakan.

“Ya kuncinya sabar dan tekun, pasti akan mendapatkan hasil yang kita harapkan. Banyaknya pelanggan semua campur jadi satu mulai dari warga biasa hingga para pejabat tanpa membedakan unsur semua sama ditempat ini,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu pelanggan wedangan Mbah Pujo, Bayu Saputra mengatakan tempatnya unik, nyaman seperti di pedesaan meskipun terletak di kota.

“Saya sudah lama menjadi pelanggan wedangan Mbah Pujo dan karena tempatnya nyaman menjadi alasan utama untuk terus setia menikmati hidangan hidangan ini,” ucap Bayu.

Pengunjung lainnya, Wahyudi dan Yuyun Angga warga Dusun Winong dan Trimulyo mengaku hampir tiap hari menyempatkan singgah di wedangan Mbah Pujo. Di samping melepas lelah tempat ini bisa bertambah teman dan saudara.

“Selain menikmati teh yang khas, tempat ini juga menjadi wahana menambah persuadaraan,” tutupnya. (G2)

Related Post