Waspada….Hewan Beracun Mulai Berkeliaran Di Kawasan Pantai Selatan Gunungkidul

image

Foto: Istimewa

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Tanjungsari – Sejak seminggu terakhir puluhan wisatawan yang berada dikawasan pantai selatan Gunungkidul tersengat berbagai hewan laut beracun.

Banyaknya korban yang berjatuhan mambuat petugas SAR Sat Linmas wilayah ll harus mengeluarkan himbauan kepada seluruh pengunjung pantai agar menggunkan alas kaki atau tidak menyentuh biota laut yang ada.

Sehingga hal itu dapat meminimalisir korban seperti yang dialami oleh salah satu wisatawan asal Desa Jeruksawit Kecamatan Gedangrejo Karanganyar, Tulasmin. Dirinya harus meringik kesakitan usai tersengat serangan ikan beracun atau sering disebut ikan Dook.

Pria berusia (50) tahun tersebut mengaku merasa nyeri usai menginjak ikan beracun itu.

Tim SAR Sat Linmas Wliayah ll Pantai Baron yang mengetahui adanya peristiwa itu langsung bergegas melakukan pertolongan. Dengan memberikan cairan alkohol serta pembersih luka kaki korban supaya tidak terkena inveksi. Serta korban langsung dilarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan tim medis.

Dari data SAR Sat Linmas Wilayah ll menyebutkan sejak seperkan terakhir lebih dari 20 wisatawan menjadi korban sengatan ikan beracun.

“Tercatat ada sekitar 20 orang menjadi korban sengatan ubur-ubur dan ikan beracun,” kata salah seorang anggota SAR Sat Linmas Wilayah ll,

Suyanto, Selasa (22/8/2017).

Menurut dia, hewan – hewan ini diakui oleh petugas sering keluar saat posisi air laut sedang surut. Diduga hewan ini terbawa oleh air laut yang menuju kedarat dan tak bisa kembali ketengah laut lantaran terjebak batu karang.

Pihaknya pun telah memberikan himbauan kepada semua wisatawan agar selalu menggunkana alas kaki saat bermain air di kawasan pantai selatan.

“Kami terus menghimbau kepada wisatawan untuk selalu menggunakan alas kaki. Sebab biota tersebut sering tidak terlihat hingga akhirnya menyengat korban,” pungkas Suyanto. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post