Waspada Kertas Stuk Mengandung Zat Kimia Berbahaya

170 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Tentu sudah tak asing dengan kertas struk yang sering didapatkan setelah berbelanja atau melakukan transaksi di ATM. Namun perlu diketahui, kertas struk atau nama lainnya kertas thermal sangat berbahaya untuk tubuh terutama bila terbiasa meremasnya setelah menerima struk belanja.

Kertas struk memang diketahui mengandung zat kimia beracun yaitu BPA dan BPS. Kedua zat ini sangat berbahaya. Kertas struk biasanya dikemas dalam bentuk rol dan dipasarkan dengan sebutan thermal paper roll. Mengutip dari sfchronicle.com, kertas struk dinamakan kertas thermal lantaran kertas tersebut bekerja berdasarkan panas atau thermal yang dikenakan pada bahan kertas tersebut.

Thermal paper adalah kertas yang dipenuhi dengan bahan kimia yang akan berubah warna kalau dipanaskan. Permukaan kertas yang terlihat halus sebenarnya dilapisi campuran bahan pewarna yang padat dan kandungan yang sesuai seperti fluoran leuco dye dan octadecylphosphonoci acids.

Seperti disebutkan sebelumnya, konsentrasi BPA alias Bisphenol A dan BPS yaitu Bisphenol S yang tinggi memang berbahaya. Kedua bahan ini merupakan bahan pemecah endokrin, Bun. Bila Bunda melihat adanya tinta yang tercetak di struk, maka ada zat penguat warna yang bersumber dari kedua zat kimia ini.

Ironisnya, kebiasaan banyak orang yaitu saat mendapatkan struk, kertas tersebut tak langsung dibuang. Melainkan meremas kertas tersebut lebih dulu. Faktanya, ternyata meremas kertas struk dari mesin ATM atau struk belanja sama bahayanya dengan menyimpan struk di dompet atau di kantong celana.

Namun masalahnya adalah, bahan kertas thermal ini memiliki bahan kimia BPA (Bisphenol A) dan dan BPS (bisphenol S) yang berpotensi menyebabkan datangnya beberapa penyakit termasuk penyebab munculnya penyakit kanker.

Kertas ini juga akan cenderung mudah berubah warna saat terpapar panas. Fakta ini dibuktikan dalam penelitian organisasi Perlindungan Lingkungan Hidup AS. Dalam penelitian yang mereka lakukan disebutkan jika kita menyentuh 2,5 mikrogram BPA yang bisa ditemukan di dalam kertas struk ATM selama 10 detik saja, maka kita akan terpapar bahaya dari bahan bersifat karsinogenik tersebut.

Bahkan, risiko ini akan meningkat 1,5 kali lipat jika kita meremas kertas struk ATM tersebut. BPA dan BPS tadi bisa meresap ke lapisan bawah kulit dan masuk ke aliran darah, Bun. Lebih lanjut lagi, mengutip dari Plastic Pollution Coalition, AS, BPA yang ada di kertas struk bisa mengganggu sistem reproduksi pada pria dan wanita. Hal tersebut dapat terjadi akibat menyerapnya senyawa kimia yang menyerupai estrogen tersebut ke dalam kulit. (Falentina)

Related Post