Waspada…Tujuh Unit EWS Dikawasan Pantai Selatan Rusak

248 views

Gunungkidulpost.com – Tanjungsari – Petugas SAR Satlinmas harus berkerja keras lantaran 7 unit alat sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) yang berada di sepanjang Pantai, Desa Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul rusak.

Akibat rusaknya alat tersebut, sistem peringatan dilakukan secara manual.

“Ada 7 EWS di Pantai selatan Gunungkidul yang rusak. Rusaknya EWS itu sejak gelombang tinggi bulan Juli-Agustus kemarin (Tahun 2018),” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gunungkidul, Edy Basuki kepada wartawan, Minggu (30/12/2018).

Sambung Edy, akibat rusaknya ke-7 EWS tersebut membuat tim SAR harus bekerja secara manual dalam menginformasikan kepada masyarakat pesisir Pantai selatan apabila gelombang air laut mulai meninggi.

“Maksudnya manual itu, kalau dulu ada info gelombang tinggi atau gempa yang berpotensi tsunami bisa langsung menyalakan sirine sebagai pemberitahuan di Pantai dari Pusdalops. Nhah, kalau sekarang harus tim SAR yang menyalakan sendiri,” ujarnya.

Terpisah, Koordinator SAR Satlinmas Korwil II Gunungkidul, Marjono membenarkan bahwa beberapa EWS di Pantai selatan Gunungkidul rusak. Namun, diakuinya untuk di Pantai Baron dan Kukup masih berfungsi meski secara manual.

“Yang nggak rusak itu (EWS di Pantai) Baron sama Kukup, di sini (Pantai Baron) bisa meski secara manual,” jelasnya.

Dijelaskan Marjono, rusaknya 7 EWS di sepanjang Pantai Gunungkidul diakibatkan oleh faktor alam.

“Rusaknya EWS itu karena gelombang pasang dan kena korosi,” pungkasnya. (G1)

Related Post