Wisatawan Goa Pindul Harus Dibatasi

527 views

image

Gunungkidulpost.com – Karangmojo –  Sering terjadinya kepadatan kunjungan wisatawan di objek wisata Gua Pindul, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo dapat mengancam ekosistem gua. Kalangan dewan menginginkan adanya pembenahan tata kelola dan pembatasan wisatawan.

Ketua Komisi C, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul, Purwanto mengatakan, pembatasan wisatan harus segera dilakukan, sebelum kerusakan ekosistem gua berdampak lebih nyata bagi kehidupan warga sekitar.

“Kalau setiap akhir pekan dan hari libur selalu padat seperti itu, ya otomatis merusak ekosistem dan menganggu lingkungan,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Rabu, (1/2/2017).

Menurut Purwanto, Dinas Pariwisata Gunungkidul harus segera memperbaiki sistem pengelolaan wisata. Salah satunya adalah dengan menyerahkan tugas pengelolaan retribusi wisata ke pihak ketiga. Hal itu supaya pemerintah dapat fokus melakukan pengelolaan destinasi wisata terutama dari segi kelestarian lingkunganya.

“Dipihak ketigakan tujuanya selain menertibkan retribusi juga dapat mengatur kepadatan di tempat wisata, sehingga tidak merusak ekosistem di objek wisata alam,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Desa Bejiharjo, Yanto mengatakan, pengelolaan oleh masyarakat sekitar membawa dampak besar terhadap perekonomian warga. Pasalnya objek wisata Gua Pindul telah menciptakan berbagai lapangan pekerjaan. Termasuk menciptakan peluang bagi warga memanfaatkan tempat tinggalnya sebagai penginapan untuk wisatawan.

Sementara itu, mengenai dampak lingkungan akibat aktivitas wisata di Gua Pindul, terlebih saat terjadi kepadatan. Dia mengeklaim belum terlalu berpengaruh terhadap ekosistem gua.

“Saya tidak tahu apakah kualitas airnya berubah. Tapi dari dulu sampai sekarang, air itu masih dapat digunakan sebagai sarana irigasi persawahan,” tuturnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post