5 Kecamatan Kehabisan Anggaran Droping Air

177 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Dampak kekeringan secara meluas mengakibatkan anggaran droping air tersedot lebih banyak.

Hingga saat ini jumlah kecamatan yang kehabisan anggaran penanggulangan kekeringan bertambah menjadi lima daerah.

Kelima Kecamatan tersebut diantaranya Tepus, Tanjungsari, Purwosari, Patuk dan Paliyan.

Kepala Pelakasana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan seluruh kecamatan. Dan dari kondisi terkini 5 kecamatan memilki pengeluaran droping air lebih besar dibanding dengan wilayah lain.

“Dari koordinasi yang dilakukan kami mendapat informasi kalau dari pihak ke tiga banyak yang memberikan bantuan,” ujarnya, Rabu (23/10/2019) kemarin.

Banyaknya bantuan dari pihak ketiga membuat status belum dinaikkan menjadi darurat kekeringan. Selain pihak ketiga yang memberikan bantuan dropping air, Provinsi DIY juga memberikan bantuan droping air.

“Bulan Oktober bagi kecamatan yang masih memiliki tangki air masih bisa melakukan droping air hingga bulan awal November,” paparnya.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Girisubo yang juga terdampak kekeringan, Arif Yahya mengatakan, krisis air di wilayahnya semakin parah.

Hal ini dikarenakan air makin sulit dicari sehingga sumber-sumber ada diserbu oleh truk tangki pengangkut air.

“Untuk pengambilan air tidak saja mengambil sumber air dari Desa Songbanyu tetapi hingga Pracimantoro, Wonogiri,” paparnya. (Falentina)

Related Post