Air Sungai Oya Meluap, Jembatan Darurat Rusak Parah

1054 views

Kondisi Jembatan Bojing. (Foto:Istimewa)

Gunungkidulpost.com – Karangmojo – Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Gunungkidul pada Rabu (20/12/2017) sore mengakibatkan jembatan darurat yang terbuat dari bambu di Bojing Padukuhan Gelaran I, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo hanyut terbawa arus sungai Oya.
Informasi yang himpun Gunungkidulpost.com, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.10 WIB. Luapan air sungai Oya naik hingga menyeret jambatan yang terbuat dari bambu tersebut.

“Banjir sungai Oyo di sebabkan karena hujan yang turun dari sore hingga saat ini sehingga luapan air naik dan menerjang jembatan darurat,” kata Babinsa Bejiharjo, Sertu Widodo kepada Gunungkidulpost.com, Rabu (20/12/2017) malam.

Menurut dia, jembatan sesek (darurat) dibangun secara gotong royong warga pada Minggu lalu. Dibangunya jembatan tersebut lantaran untuk mempermudah warga yang tinggal didaerah terisolir untuk bisa ke padukuhan yang lain.

Namun hanyutnya jembatan sesek (darurat) ini aktivitas warga bonjing terganggu.

“Untuk penyeberangan sementara menggunakan perahu karet,” ujarnya.

Semantara itu, salah seorang warga setempat Wibowo menuturkan, naiknya intensitas air di sungai Oya membuat kepanikan warga Gelaran I. Pihaknya berharap pemerintah segera membangun jembatan tersebut dengan model permanen.

“Harapan kami supaya segera dibangun jambatan permanen sehingga tidak mudah rusak akibat terjangan air sungai,” paparnya. (Bayu)

Related Post