Akses Jalan sulit Menuju Pantai Seruni, Masyarakat Minta Pemerintah Lebih Perhatian

421 views

Gunungkidulpost.com – Tepus – Mengunjungi pantai selatan Gunungkidul, wisatawan akan disuguhkan puluhan pantai yang terkenal hingga dimata Dunia. Keindahan pantai di Gunungkidul menjadikannya obyek wisata terfavorit sebelum embung dan wisata lainnya di Gunungkidul.

Salah satu pantai di Gunungkidul yang tidak kalah menarik dengan pantai lainnya yakni Pantai Seruni yang ada di Kecamatan Tepus. Nama Seruni ini berasal dari nama bunga Seruni atau Chrysanthemun atau Chrysous yang berarti emas. Sesuai dengan namanya, Pantai Seruni memang indah layaknya emas.

Dilengkapi dengan desiran ombak pantai yang memberikan kesan romantis bagi setiap pengunjung, Pantai Seruni memang memiliki view yang sangat indah. Di pantai ini, para pengunjung akan mendapatkan suasana yang tenang dan lingkungan yang masih angat alami meskipun sudah ada beberapa bangunan warung dan perluasan area parkir.

Selain itu, pantai ini memiliki daya tarik lain yaitu jatuhan air dari atas tebing yang mirip seperti air terjun.

Namun demikian, untuk bisa sampai di kawasan wisata Pantai Seruni, sama seperti halnya menggali emas, perjalanan menuju Pantai Seruni tidaklah mudah.

“Sampai saat ini akses jalan untuk masuk kawasan Pantai Seruni masih terjal, baru sebagian tanjakan saja yang sudah dibangun,” kata Doni, Nelayan setempat.

Doni menuturkan, banyak pengunjung komplain karena akses jalan masih sulit. Bahkan tak sedikit pengunjung yang mengalami bocor ban saat hendak menuju kawasan pantai.

“Banyak juga pengunjung Pantai Seruni yang balik arah setelah melihat akses jalan masuk pantai yang terjal” kata Doni, Selasa, (19/2/2019).

Senada dengan Doni, warga setempat, Sareno menuturkan, sampai saat ini Pantai Seruni masih sepi pengunjung karena akses jalan yang sulit.

Sarena berharap, pemerintah lebih memperhatikan dengan membangun akses jalan yang mudah menuju kawasan wisata Pantai Seruni.

Dengan dibangunnya akses jalan menuju kawasan pantai tentu akan memudahkan para wisatawan sehingga mereka tidak enggan untuk berkunjung.

“Kalau jalan sudah dibangun, pengunjung pasti banyak yang datang. Hal itu tentu juga akan berpengaruh pada meningkatnya perekonomian warga setempat,” ujarnya. (Kusuma)

Related Post