Angka Kematian Karena Covid-19 Tergolong Tinggi

  • Share
Kepala Dinkes Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawaty. (Foto: Gunungkidulpost)

GunungkidulPost.com – WONOSARI – Jumlah kasus meninggal dunia dari pasien positif COVID-19 terbilang masih tinggi. Meski kasus baru COVID-19 di Kabupaten Gunungkidul saat ini terbilang melandai dari waktu ke waktu.

Dinas Kesehatan menilai itu berkaitan dengan tingkat kunjungan masyarakat ke fasilitas kesehatan (faskes) yang masih rendah.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan, Bisa jadi karena mereka takut akan dinyatakan positif COVID-19 oleh dokter, sehingga masyarakat enggan untuk ke fasilitas kesehatan (faskes) yang masih rendah.

“Bisa jadi karena mereka takut akan dinyatakan positif COVID-19 oleh dokter,” kata Dewi, Senin (24/05/2021).

Ia pun menegaskan para dokter tidak ingin meng-COVID-kan pasien. Menurutnya, ada prosedur yang mesti dijalankan sesuai pedoman hingga kode etik terkait penanganan pasien.

Dewi mencontohkan jika ada seorang pasien demam. Menurutnya, wajar jika dokter menduga pasien bersangkutan mengalami COVID-19, lantaran demam merupakan salah satu gejala umum yang kerap muncul.

“Muncul dugaan tentu boleh saja, tapi bukan berarti itu meng-COVID-kan pasien,” jelasnya.

Adapun kepastian kondisi pasien dilakukan dengan pemeriksaan lebih lanjut. Jika terbukti positif COVID-19, maka akan segera ditangani. Namun jika tidak, akan ditangani sesuai gejala yang muncul.

Lantaran keengganan tersebut, Dewi mengatakan sejumlah pasien datang ke faskes dalam kondisi berat. Bahkan belum sempat diambil sampel swab-nya, pasien tersebut sudah meninggal dunia.

Dewi pun mengimbau agar masyarakat tidak perlu resah untuk datang ke faskes. Sebab penanganan medis bisa lebih cepat dilakukan jika mereka segera datang sebelum mengalami kondisi berat.

“Hal itu menyebabkan angka kematian jadi tinggi,” imbuhnya.

Per hari ini, Gunungkidul mencatatkan 2.939 kasus konfirmasi positif COVID-19 secara kumulatif. Sebanyak 102 pasien dirawat, 2.699 kasus sembuh, dan 139 kasus meninggal dunia.

Angka meninggal dunia bertambah 1 kasus pada hari ini, begitu pula untuk kasus baru konfirmasi positif. (TNT)

  • Share