Antraks Tak Membuat Lesu Pariwisata Gunungkidul

82 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari –
Kasus penyakit antraks yang terjadi di Gunungkidul belakangan tidak berdampak secara luas pada sektor wisata. Dibandingkan bulan yang sama pada tahun sebelumnya, justru terjadi peningkatan jumlah kunjungan maupun besaran Pendapatan Ali Daerah (PAD).

Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul Hari Sukmono mengatakan Berdasarkan data 1 Januari sampai dengan 27 Januari pengunjung mencapai 378.463 orang. Sementara PAD Rp 3.058.015.180. Kemudian jika dibandingkan tahun lalu justru meningkat. Januari 2019 PAD 1.470.310.630, dengan jumlah pengunjung mencapai 211.745 orang.

“Kasus antraks tidak berpengaruh terhadap sektor pariwisata,” kata Hari Sukmono, Rabu (29/1/2020) kemarin.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul Badingah meminta kepada wisatawan agar waspada akan tetapi jangan takut berlebihan dengan antraks. Kasus antraks sudah dalam penanganan oleh pihak terkait sehingga tidak perlu khawatir datang menikmati keindahan wisata Bumi Handayani.

“Karena pernah ada laporan antraks berdampak terhadap kuliner, beberapa waktu lalu kami bersama dengan Muspida Gunungkidul (musyawarah pimpinan daerah) mengampanyekan daging aman dari antraks. Dan ini mengonsumsi daging benar-benar aman asalh hewan yang disembelih sehat,” ucap Badingah.

Pemkab melalui petugas gabungan terdiri dari dinas pertanian dan pangan (DPP), dinas perhubungan (dishub), Satpol PP, TNI dan Polri merazia di sekitar pasar hewan. Sasarannya, hewan ternak dari Desa Gombang, Ponjong dan dari Pucanganom, Kecamatan Rongkop. Hewan ternak didua wilayah tersebut untuk sementara waktu tidak boleh diperjualbelikan. (Red)

Related Post