Bangkai Daging Tak Boleh Dijual

161 views
 

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gunungkidul menyampaikan surat edaran (SE) bupati kepada pedagang daging yang berisi larangan perdagangan daging bangkai baik daging sapi maupun daging kambing.

Hal itu dilakukan guna mengantisipasi merebaknya antraks diwilayah Kabupaten Gunungkidul.

Kabid Pasar Disperindag Gunungkidul, Ari Setiawan, mengatakan edaran itu disampaikan kepada seluruh pedagang yang ada di 38 pasar tradisional di Gunungkidul. Poin penting dalam SE tersebut yakni larangan membeli dan menjual daging ternak sapi dan kambing yang mati akibat penyakit atau bangkai.

“Surat edaran ini kami sebar di 38 pasar  di Gunungkidul,” kata Ari kepada wartawan, Minggu (9/2/2020).

Selain larangan menjual daging bangkai, poin penting lainnya yakni Pemkab aktif memantau peredaran daging ternak dari wilayah suspek antraks, memberikan informasi agar masyakat cermat memilah dan memilih daging dan melaporkan jika menemukan adanya kejanggalan dalam bertransaksi daging.

Imbauan ini disampaikan untuk memulihkan harga daging yang selama ini anjlok.

“Kami harap masyarakat bisa merasa aman dalam mengonsumsi daging sapi dan kambing,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Gunungkidul, Johan Eko Sudarto, menuturkan jajarannya tak hanya memberikan surat imbauan, tetapi juga menjalin kerja sama dengan Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) guna mengecek kondisi ternak yang berada di pasar.

“Dokter siap memantau peredaran ternak di sejumlah pasar hewan di Gunungkidul,” imbuhnya. (Red)

 

Related Post