Begini Perkembangan Kasus Korupsi Tunjangan DPRD Gunungkidul

627 views
 
image

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus), Kejari Gunungkidul, Sihit Isnugraha Saat Ditemui Gunungkidulpost.com Dikantornya. (Foto: Bayu)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunungkidul kini tinggal menunggu surat salinan putusan dari Mahkamah Agung (MA).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Gunungkidulpost.com, Senin (13/11/2017) satu terdakwa kasus korupsi tunjangan DPRD Gunungkidul periode 2003-2004 akan segera dieksekusi dan masuk bui.

Terdakwa mulanya mengajukan kasasi atas putusan pengadilan yang mengganjarnya hukuman satu tahun penjara. Namun kasasi yang diajukan terdakwa ditolak oleh Makamah Agung (MA). Terdakwa itu yakni Aris Purnomo yang merupakan mantan Sekretaris DPRD Gunungkidul.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus), Kejari Gunungkidul, Sihit Isnugraha mengatakan pihaknya akan segera melakukan eksekusi satu terdakwa kasus korupsi atas nama Aris Purnomo.

“Saat ini kami masih menunggu salinan putusan dari MA. Setelah itu, eksekusi akan segera dilakukan,” ujarnya saat ditemui Wartawan.

Menurut dia, terdakwa mulanya mengajukan kasasi atas putusan pengadilan yang mengganjarnya hukuman satu tahun penjara. Namun kasasi yang diajukan terdakwa ditolak oleh MA, sehingga eksekusi terdapat dirinya akan segera dilakukan sesuai dengan putusan pengadilan.

“Aris Purnomo yang merupakan mantan Sekretaris DPRD menambah daftar tersangka yang telah dieksekusi,” tandasnya.

Sebelumnya 11 mantan anggota dewan periode 1999-2004 yakni Ratno Pintoyo, Baryadi Rouseno, M Zaenuri, Sukar, Warta, Rojak Harudin, Isdanu Sismiyanto, Ternalem PA, Paiman, Sukijan, Paikun Widi Permono, Tumijo Suryo Hadi dan Sukardi telah diekskusi pada Januari lalu. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

 

Related Post