Breaking News…Terungkap Kronologi Dibalik Kematian Angela

744 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Seorang karyawan di PT. Glory Persada yang terletak di Padukuhan Wukirsari, Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari ditemukan meninggal dunia di kamar tidur yang ia huni.

Identitas korban tersebut yakni Tan Lan Hwa Angela (53) alias Angela warga Arum Lebak, Surabaya, Jawa Timur. Korban merupakan salah satu karyawan yang tinggal di mes Gudang Gaplek milik PT. Glory Persada.

Informasi yang berhasil dihimpun, dimungkinkan korban mengalami sakit yang tidak dikatahui oleh karyawan yang lain lantaran selama kurang lebih dua hari Angela tak keluar dari ruang kamarnya.

Budi salah seorang Satpam PT.Glory Persada mengaku, ia merasa curiga terhadap Angela yang dua hari tidak keluar kamar. Ia kemudian melapor pada ketua RT dan warga setempat untuk membantu mengecek kondisi Angela. Lantaran pintu di kunci dari dalam, warga dan satpam kemudian mencongkel jendela dan mendobrak pintu kamar.

“Setelah didobrak, kondisi Angela sudah tak bernyawa dengan posisi setengah tengkurap di lantai kamarnya,” ungkap Budi.

Salah satu Satpam PT. Glory Persada, Iksas warga Gadungsari, mengungkapkan pribadi Anggel jarang komunikasi dan tegur sapa namun empat hari yang lalu sempat menyuruh satpam untuk membeli obat flu.

“Kalau ngobrol pas ada perlunya saja dan kalau keluar pas membeli makanan selebihnya aktifitas hanya di kamar,” ungkapnya.

Sementara itu, salah sorang Petugas Polsek Wonosari, Aiptu Sugeng Firmanto mengatakan, saat dilakukan pendobrakan kondisi korban telah meninggal dunia.

Kondisi memang sudah meninggal dunia. Dimungkinkan memang sudah beberapa jam,” kata Aiptu Sugeng Firmanto.

Pihak medis dan kepolisian masih terus berupaya mengungkap sebab korban meninggal dunia. Kini korban telah dibawa ke RSUD Wonosari.

Sementara itu, dr. Made dari Puskesmas II Wonosari mengatakan, perlu ada upaya lanjutan jika ingin mengetahui penyebab kematian Angela. Diduga kematian ini karena sakit.

“Dalam pemeriksaan ditubuh korban tidak ditemukan unsur kekerasan. Dan meninggalnya lebih dari 24 jam,” jelas dr. Made. (G2)

Related Post