Buka Di Bumi Handayani, UNY Sediakan Kuota 50 Persen Untuk Warga Gunungkidul

290 views
 

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Proyek pembangunan gedung baru milik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang akan didirikan di Desa Pacarejo, Semanu, Kabupaten Gunungkidul akan mulai dibangun pada pertengahan bulan Februari tahun ini.

Gedung yang akan didirikan diatas tanah seluas 4,8 hektar tersebut direncanakan berkapasitas 16 kelas dengan 8 program studi (Prodi).

Rektor UNY, Sutrisna Wibawa mengatakan pada tahap pertama gedung tersebut akan dibangun diatas tanah seluas 4,8 hektar tepatnya di Padukuhan Kepuh, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu. Kampus UNY itu direncanakan berkapasitas 16 kelas dengan 8 program studi (Prodi).

“Kami akan membuka kuota khusus bagi warga Gunungkidul yakni 50 persen dari jumlah kuota yang ada,” kata Sutrisna Wibawa.

Dia menuturkan, pembangunan gedung menelan diprediksi akan menelan biaya senilai Rp 19 miliar.
Kampus tersebut akan dibangun 4 lantai dengan fasilitas lengkap seperti  gedung utama, masjid, dan taman terbuka.

“Segera akan kami lakukan pendaftaran mahasiswa baru. Dan bagi yang kurang mampu, akan kami arahkan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) kuliah sehingga bisa gratis dan mendatang akan kami usulkan untuk beasiswa yang lainnya,” kata Sutrisna, Selasa (21/1/2020).

Program vokasi UNY di Gunungkidul membuka kelas sosial dua kelas, sedangkan kelas teknik sementara dibuka 1 kelas. Dirinya berharap, dengan adanya kampus di Gunungkidul mampu memudahkan para mahasiswa untuk lebih dekat dengan tepat tinggalnya.

“Perlu diketahui bahwa tiap tahun mahasiswa UNY yang berasal dari Gunungkidul mencapai 300an orang. Harapan kami dengan dibukanya UNY di Gunungkidul lebih memudahkan mahasiswa karena lebih dekat dengan rumahnya,” ucap Sutrisna.

Bupati Gunungkidul, Badingah mendukung sepenuhnya proses pembangunan gedung baru UNY yang ada di Pacarejo, Semanu. Dengan dibukanya kampus UNY di Gunungkidul, Badingah berharap banyak mahasiswa asal Gunungkidul berniat untuk melanjutkan studinya hingga meraih gelar sarjana.

“Kami sangat bersyukur UNY akan buka disini. Kami harap masyarakat yang tadinya tak mau melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi jadi mau sekolah lagi karena kampusnya lebih dekat,” tutup Badingah. (Yup)

 

Related Post