Dana Hibah Cair Rp 75,2 Miliar, Untuk Apa?

218 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Dana hibah untuk rehabilitasi dan rekonstruksi akibat terdampak badai cempaka november 2017 silam, akan segera dicairkan pada akhir tahun 2018.

Hal tersebut dikemukakan oleh Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul Edy Basuki, saat ditemui awak media, Jumat (9/11/2018) kemarin.

Dana hibah yang diterima oleh Kabupaten Gunungkidul mencapai Rp 75,2 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk rehabilitasi dan rekontruksi rumah, jembatan, dam parit (saluran air), Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Untuk jumlah rumah ada 101, 5 jembatan, 1 dam parit, 1 TPA, satu jalan di Dusun Gupit, Desa Tegalrejo, Kecamatan Gedangsari,” katanya Edy Basuki.

Menurutnya, pembangunan baru bisa berjalan pada awal tahun karena melalui beberapa proses, seperti pengadaan barang dan jasa, dan juga harus melalui proses lelang.

“Kebanyakan dana untuk membangun infrastruktur,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul Badingah mengatakan, dirinya telah menandatangani PHD di Jakarta beberpa hari yang lalu.

“Saya hanya menandatangani PHD, selanjutnya mekanisme saya serahkan kepada kepala pelaksana BPBD Kabupaten Gunungkidul,” pungkasnya. (Bayu)

Related Post