Demi Kelancaran Ibadah Di Bulan Suci, Warga Rela Beli Air Tengki Swasta

228 views
 

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Ancaman kekeringan sudah di depan mata.

Hal itu seiring dengan kondisi dibeberapa Masjid dan Mushola yang mulai membeli air dari truk tangki swasta demi ibadah shalat tarawih karena tidak memiliki ketersediaan air bersih.

Hujan yang sempat mengguyur sejumlah wilayah di Gunungkidul pun mulai menghilang.

Diantaranya adalah dusun Blekonang 1, Desa Tepus, Kecamatan Tepus. Pihak takmir sudah membeli satu tangki air bersih untuk keperluan wudlu jamaah baik tarawih maupun sholat fardlu lainnya.

Di dusun tersebut ada dua mushola yang sama-sama tidak lagi memiliki ketersedisan air bersih.

“Awal ramadhan takmir mushola Miftahul Jannah sudah membeli air dari tangki swasta,” ujar salah seorang warga setempat, Muntamah, warga setempat, Rabu, (22/5/2018).

Menurutnya, membeli air untuk wudlu di dua mushola sudah menjadi kebutuhan rutin di dusunnya setiap bulan ramadhan. Maklum saja di dusun ini tidak terjangkau layanan air bersih dari PDAM sehingga setiap musim kemarau, selalu kekurangan air.

“Kebutuhan air minum di dua mushola terpenuhi lantaran droping air bersih dilakukan pada tahun lalu,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Edy Basuki mengungkapkan, pihaknya memang tidak memberikan bantuan air bersih untuk tempat ibadah. Namun bantuan menyasar kepada kelompok RT atau dusun. Saat ini, pihaknya menyiapkan anggaran sebesar Rp 638 juta untuk mengatasi air bencana kekeringan.

“Kita juga belum melakukan droping karena baru ada dua desa yang mengajukan, itu saja pribadi bukan atas nama dusun,” paparnya. (G1)

 

Related Post