Dilanda Kekeringan, Warga Melikan Gali Tanah Dibawah Telaga

375 views
 

Gunungkidulpost.com – Rongkop – Kesulitan mendapatkan air, warga Dusun Ngricik, Desa Melikan, Kecamatan Rongkop terpaksa harus menggali tanah telaga Banteng yang ada di daerah setempat.

Meski kondisi air telaga keruh, namun terpaksa tetap digunakan oleh warga sekitar karena mahalnya harga air.

Warsidi, salah satu warga sekitar menyampaikan, dalam satu jam menggali tanah, warga hanya mampu mendapatkan air satu ember besar.

“Saya harus memindahkan air dengan hati-hati, karena air yang berada didalam tanah bisa saja semakin kotor apabila dipindahkan secara cepat,” terangnya,Selasa,(28/8/2018).

Air ini oleh warga dimanfaatkan untuk keperluan sehari-hari mulai dari memberi minum ternak, mencuci, hingga diminum meski harus menunggu air didiamkan selama beberapa hari.

Galian tanah di telaga Banteng ini merupakan satu-satunya sumber air gratis yang bisa didapatkan oleh warga di Dusun Ngricik. Maklum saja, untuk membeli satu tangki air bersih warga harus merogoh kocek sebesar 150 ribu rupiah.

“kondisi seperti ini sudah terjadi sejak tiga bulan terakhir. Bak penampungan air hujan kami sudah mengering,” kata Warsidi.

Meski sering mendapatkan bantuan air bersih, namun itu tidak sebanding dengan kebutuhan air bersih warga yang sangat banyak.

Terpisah, Yulianto, Kepala Dusun Ngricik menyampaikan, pihaknya sangat berharap, pemerintah segera memberikan saluran air bersih kepada warga.

“Dengan adanya bantuan dari pemerintah, harapannya kami tidak perlu lagi mencari air di tanah galian yang keruh,” kata Yulianto. (Santi)

 

Related Post