Dinas Tak Gentar Dengan Wacana Penghapusan UN

85 views
 

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mempunyai wacana untuk menghapus ujian nasional (UN). Meski demikian Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul tidak terpengaruh dengan adanya rencana penghapusan ujian nasional (UN) tersebut.

Kepala Disdikpora Gunungkidul, Bahron Rasyid, mengatakan apapun kebijakan yang dibuat di tingkat pusat, Pemkab siap mengikuti aturan tersebut.

Jajarannya sudah mendengar wacana penghapusan UN. Informasi ini diperoleh saat Bahron diundang langsung ke Jakarta oleh Kemendikbud.

“Saya dengar langsung wacana ini, tapi untuk pelaksanaan baru dilakukan di 2021,” kata Bahron kepada wartawan, Kamis (12/12/2019) kemarin.

Menurut dia rencana ini tidak mengganggu proses persiapan menyambut UN di 2020. Untuk saat ini sekolah sudah mulai menyiapkan daftar murid yang akan mengikuti ujian tersebut.

“Penghapusan baru dimulai 2021, jadi UN di tahun depan masih ada sehingga persiapan harus dilakukan mulai sekarang,” ucap Bahron.

Bahron menegaskan untuk kebijakan yang dibuat Disdikpora di daerah siap menjalankannya. Namun demikian, untuk mengantisipasi dampak negatif penghapusan UN Disdikpora Gunungkidul siap mengumpulkan stakeholder untuk melakukan kajian.

“Pasti ada dampak positif dan negatifnya. Yang positif bisa langsung dijalankan,” paparnya.

Dia menjelaskan sesuai dengan penjelasan dari Mendikbud Nadiem Makarim, kelulusan bisa ditentukan oleh masing-masing guru pengampu. Selain itu, penentuan juga mengacu pada hasil ujian asesmen di tengah sekolah. Sebagai contoh, untuk tingkat SD asesmen dilakukan saat kelas IV dan SMP di kelas VIII.

“Asesmen dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kompetensi yang diterima peserta didik,” tutup Bahron. (Yup)

 

Related Post