Ditingkat DIY, Gunungkidul Paling Parah Terdampak Kekeringan

170 views
 

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Sebanyak lima kecamatan terparah terdampak kekeringan di kabupaten Gunungkidul.

Kelima kecamatan paling parah tersebut diantaranya Girisubo, Rongkop, Paliyan, Tepus dan Panggang.
Oleh sebab itu, BPBD DIY terus melakukan droping air bersih di Gunungkidul.

“Kalau yang sudah mengajukan (droping air) di Gunungkidul itu ada lima kecamatan, dan sudah dilaksanakan,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Biwara Yuswantana, kepada wartawan, Jumat (5/7/2019).

Kelima kecamatan tersebut yakni Girisubo, Rongkop, Paliyan, Tepus dan Panggang. Merespon kekeringan tersebut, kata Biwara, pihak BPBD Kabupaten Gunungkidul dan kecamatan setempat sudah melakukan droping air bersih ratusan tangki.

“Di Girisubo itu (droping air) sampai akhir Bulan Juni kemarin sudah 200 tangki, itu meliputi delapan dusun. Kemudian Rongkop itu (droping air meliputi) delapan dusun sudah 100 tangki, dan kecamatan yang lain-lain rata-rata 20 tangki,” sebutnya.

Jumlah droping air bersih tersebut masih terus bertambah. Menurut Biwara, dalam lima hari terakhir dari 1-5 Juli 2019 pihak BPBD Kabupaten Gunungkidul dan kecamatan sudah melakukan droping air sebanyak 100 tangki di Girisubo dan Rongkop.

“Kami akan terus mengupayakan melakukan droping air bersih,” katanya.

Adapun wilayah DIY lainnya seperti Kulon Progo, Sleman, dan Kota Yogyakarta masih dinyatakan aman dan belum ada permintaan droping air.

“Untuk Kulon Progo masih dilakukan assessment. Sleman belum ada, Kota (Yogyakarta) aman. Hanya Gunungkidul yang terparah dan disusul Bantul,” tutupnya. (Bayu)

 

Related Post