Dua Hilang Puluhan EWS Rusak Parah

219 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Puluhan early warning system (EWS) tanah longsor dan tsunami yang dipasang di sejumlah titik kondisinya rusak.

Hal itu membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Melakukan pendataan.

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki, mengatakan EWS tanah longsor terdapat di 30 titik, namun hanya tiga yang berfungsi. Sebanyak 25 unit lainnya rusak dan dua unit hilang dicuri orang tak bertanggung jawab.

Kondisi yang sama juga terjadi pada EWS tsunami. Dari tujuh alat yang dipasang di kawasan pantai, hanya EWS yang dipasang di Pantai Baron yang masih berfungsi dengan baik.

“Sisanya rusak semua akibat terjangan ombak beberapa waktu lalu,” kata Edy kepada wartawan.

Menurut dia, untuk proses perbaikan BPBD tidak memiliki anggaran. Terlebih, kata Edy, aset EWS bukan milik Pemkab. Sebagai contoh, alat peringatan dini tanah longsor yang terpasang merupakan milik desa karena aset tersebut sudah dihibahkan ke desa sehingga BPBD tidak memiliki kewenangan untuk pemeliharaan.

“Ini bukan kewenangan kami, sehingga kami tak bisa melakukan pemeliharaan,” ucapnya.

Hal yang sama juga berlaku untuk EWS tsunami. Meski alat terpasang di wilayah pantai Gunungkidul, fasilitas tersebut masih menjadi milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Untuk perbaikan, Edy mengakui sudah mengusulkan sejak 2018, namun hingga sekarang belum ada upaya penggantian dengan alat yang baru.

“EWS sangat membantu masyarakat khususnya menghadapi ancaman bencana,” tutupnya. (Yup)

Related Post