Dugaan Korupsi Lahan Basarnas, Pemkab Lepas Tangan

812 views

ilustrasi.net


Gunungkidulpost.com – Wonosari – Ditetapkannya Dias Ardiyanto
sebagai tersangka kasus penipuan pengadaan tanah pendirian posko Basarnas di Gunungkidul senilai Rp. 5,8 miliar oleh Kejaksaan Tinggi DIY, namun Pemkab lepas tangan.

 

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Gunungkidul Agus Hartadi mengatakan, Basarnas DIY pernah melakukan pertemuan dengan pemkab dengan maksud untuk memaparkan rencana pembangunan posko di Gunungkidul. Menurutnya, dari pertemuan tersebut mendapatkan tanggapan yang positif karena pemkab tidak mempermasalahkan rencana pembangunan pos itu.
“Pertemuan dilakukan sekitar enam bulan lalu. Dan itu hanya sebatas pembahasan kalau akan didirikan posko di Gunungkidul sebatas itu saja,” katanya saat dikonfirmasi Gunungkidulpost.com, Jumat (30/9/2016).
Dia menjelaskan, dalam pertemuan tersebut juga dipaparkan jika basarnas telah menetapkan lokasi pembangunan yang bertempat di Desa Kelor, Kecamatan Karangmojo. Hanya saja, pemkab dalam hal ini tidak ikut campur karena masalah tersebut sepenuhnya diserahkan ke pemilik program.
“Peremuan itu hanya membahas pemaparan program tentang rencana pembangunan posko basarnas di Gunungkidul,” ujarnya.

Disinggung mengenai kasus penipuan dalam pengadaan tanah tersebut, Agus mendengar informasi tersebut hanya sebatas melalui media yang dibacanya kemarin.

“Kami tidak ikut-ikutan pada masalah ini karena masalah ini sepenuhnya menjadi urusan basarnas,” pungkasnya. (Bayu)

Related Post