Fakta Baru Dibalik Tewasnya Paniyati, Benarkah Ada Cinta Terlarang?

596 views
 

Gunungkidulpost.com – Ponjong – Paniyati (50) Padukuhan Sunggingan Desa Sidorejo Kecamatan Ponjong ditemukan meninggal dunia di atas Gunung Batur Agung, gunung yang berada di perbatasan Padukuhan Sunggingan Desa Umbulrejo, Kecamatan Ponjong dengan Desa Gedangrejo Kecamatan Karangmojo, Gunung Kidul, Selasa (31/12/2019) malam.

Saat ditemukan, Paniyati dalam keadaan tengkurap tanpa mengenakan busana. Di sampingnya ditemukan Suratmin (40) yang tak lain adalah tetangganya sendiri.

Di dekat penemuan kedua orang tersebut juga ditemukan sebuah sabit, dua HP android dan sebuah stagen (sabuk kain untuk wanita Jawa).

Informasi yang dihimpun Gunungkidulpost.com, Rabu (1/1/2020) peristiwa itu bermula saat keduanya pergi ke suatu tempat hendak mencari rumput pakan ternak. Dari situlah keduanya diduga adu mulut hingga pertengkaran hebat tak terbendung.

“Mungkin keduanya memang sengaja bertemu dilokasi. Tapi saya dengar dari beberapa tetangga bahwa Paniyati (korban) sempat bilang ke Pak RT yang tak lain adalah Suratmin (terduga pelaku pembunuhan) yang isinya kalau anak korban akan nikah dan sebentar lagi dirinya juga akan dipinang oleh orang lain karena memang Paniyati merupakan seorang janda,” kata salah satu warga setempat yang enggan dicantumkan namanya.

Dari informasi itulah muncul dugaan bahwa Suratmin terbakar api cemburu asmara hingga tega menghabisi nyawa korban.

Sementara itu, Ketua RW 06 Dusun Sunggingan, Desa Umbulrejo, Kecamatan Ponjong, Rujito mengatakan Suratmin berhasil dievakuasi sekitar pukul 23.00 WIB dan langsung dilarikan ke rumah sakit panti Rahayu untuk mendapatkan perawatan. Sementara jasad Paniyati dilakukan diotopsi hingga akhirnya saat ini telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Dari informasi yang berkembang, Suratmin meninggalkan rumah sejak Selasa (31/12/2019) sore sekitar pukul 15.00 WIB. Hingga malam hari, yang bersangkutan tak kunjung pulang sehingga keluarga bersama dengan warga yang lain berinisiatif melakukan pencarian. Dari situlah kerungkap bahwa keduanya ditemukan dalam kondisi bersimbah darah,” jelasnya.

Dihubungi terpisah Kapolres Gunungkidul AKBP Agus Setiawan mengaku hingga kini polisi masih menunggu hasil otopsi.

“Kami masih mendalami penyidikan dan pengembangan khasus sambil menunggu hasil otopsi,” paparnya. (Yup)

 

Related Post