Gagal Nikah Hingga Depresi, Warga Saptosari Dipasung

235 views

Gunungkidulpost.com – Saptosari – Dua warga di Kecamatan Saptosari dipasung oleh pihak keluarga. Dua warga itu masing-masing yakni, seorang laki-laki berumur sekitar 35 tahun.
Sedangkan, yang satu lagi merupakan perempuan berusia sekitar 30 tahun.

Pemasungan terhadap orang penderita kesehatan mental masih dipraktikan di beberapa tempat di Gunungkidul.

Penderita depresi pun dipasung sebagai jalan pintas untuk menangani penderitanya.

Salah seorang tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) di Kecamatan Saptosari, Sadilem menceritakan, di Kecamatan Saptosari banyak ditemukan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Bahkan, ada dua orang yang dipasung.
Masing-masing yakni, seorang laki-laki berumur sekitar 35 tahun.
Sedangkan, yang satu lagi merupakan perempuan berusia sekitar 30 tahun.

“Kalau yang perempuan itu karena depresi, tidak jadi menikah,” kata Sadilem saat dihubungi, Jumat (11/10/2019).

Menurut Sadilem, alasan pemasungan karena beberapa hal, di antaranya ketidaktahuan keluarga terkait penanganan ODGJ.

Padahal, menurut Sadilem, semua pihak harus berperan aktif memberikan perhatian terhadap para penderita sebagai jalan pemulihan.

Sadilem mengatakan, masih banyak masyarakat yang belum bisa menerima kehadiran pasien gangguan jiwa. Padahal, perhatian dari orang-orang di sekitar diperlukan untuk kesembuhan

Masyarakat yang belum bisa menerima biasanya karena masih khawatir penderita mengamuk dan beberapa alasan lainnya.

“Apabila masyarakat di sekitarnya bisa menerima, ODGJ bisa cepat sembuh,” kata Sadilem. (Bayu)

Related Post