Gunungkidul Belum Miliki Perizinan Sistem Online

416 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pemerintah pusat telah meluncurkan sistem “online single submission” guna meregulasi perizinan usaha.

Namun meski begitu, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul belum akan memberlakukan sistem itu.

“Saat ini belum ada regulasi yang jelas terkait online single submission (OSS) tersebut sehingga kami masih melakukan sistem perizinan sesuai yang telah diberlakukan di Gunung Kidul selama ini,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Kabupaten Gunungkidul Irawan Jatmiko, Rabu (30/5/2018).

Saat ini, pemerintah pusat berusaha untuk mendorong sektor usaha, salah satu terobosan yang dipersiapkan adalah melalui sistem OSS yang memangkas regulasi perizinan usaha.

Adanya OSS diharapkan bisa mempermudah investor maupun masyarakat yang ingin membuat usaha.

Pemangkasan regulasi perizinan tersebut saat ini masih dalam tahap finalisasi dan dalam waktu dekat akan segera diluncurkan secara resmi.

Irawan mengatakan OSS saat ini hanya berlaku untuk perizinan di pusat.

Namun demikian, pihaknya mewacanakan untuk tahun depan OSS akan juga diterapkan di Gunungkidul.

Nantinya regulasi terkait OSS akan dibuatkan pengaturan teknis, seperti perda maupun perbup. Setelah perda ditetapkan seluruh izin atau semua prosesnya dilakukan di DPMPT.

“Tahun ini kami belum melaksanaan OSS karena membutuhkan kebjiakan daerah dan sumber daya manusia yang siap. Kami mengusahakan sistem OSS dapat diterapkan di Gunungkidul pada 2019,” paparnya.

Ia mengakui proses izin usaha masih tersebar di beberapa instansi terkait.

Salah satu contoh, warga yang hendak membuat izin, yang pertama izin lokasi, kemudian izin lingkungan, lalu izin mendirikan bangunan, dan baru izin operasional.

“Saat ini izin masih tersebar belum seluruhnya diproses di DPMPT, atau juga masih perlu rekomendasi dari dinas teknis. Ke depan, kalau perda sudah ditetapkan maka semua di DPMPT,” pungkasnya. (Bayu)

Related Post