Hadi Suroso Beberkan Sosok Totok Santoso Raja Kraton Agung Sejagat

215 views
 

Gunungkidulpost.com – Playen – Pria yang bernama Hadi Suroso, 74, seorang warga Padukuhan Tompak, Desa Ngawu, Kecamatan Playen, Gunungkidul ini mengaku bahwa ia penah menjadi orang kepercayaan Totok Santosa untuk menjadi Koordinator atau ketua Gunungkidul Development Commite (DEC).

Sinuhun Totok Santosa Hadiningrat, tersebut belakangan ini menjadi viral setelah mengklaim menjadi Raja Keraton Agung Sejagat, di Purworejo, Jawa Tengah.

Roso saat ditemui dirumahnya, Rabu (15/1/2020) siang mengatakan, dirinya sempat percaya dengan omongan Sinuhun Totok Santosa Hadiningrat.

“Saya dulu dipercaya untuk menjadi koordinator untuk wilayah Gunungkidul dan Totok itu yang punya DEC DIY-Jateng,” katanya.

Saat wartawan memberikan informasi bahwa Totok Santosa saat ini sudah dicokok polisi, Roso tampak bahagia.

“Saya dulu sampai jual sawah hanya untuk biayai kegiatan dia,” paparnya.

Bahkan, rumah yang ditinggalinya saat ini pernah menjadi sekretariat Gunungkidul DEC. Totok Santosa bersama anggotanya pun sudah berkali-kali datang ke rumahnya itu untuk menggelar rapat guna menjaring dan mengembangkan lebih besar lagi masyarakat agar ikut Gunungkidul DEC.

Roso mengenang kembali masa pahit itu. Awal mula kejadian itu, pada tahun 2016 silam, Roso didatangi oleh salah seorang warga Wonosari bernama Retno dengan didampingi Totok Santosa langsung.

Kedatangan mereka di kediamannya tersebut sebagai bentuk keseriusan Totok untuk mengembangkan lembaga yang miliknya itu bisa berkembang dari DIY-Jateng DEC hingga ke pelosok, salah satunya Gunungkidul.

“Lah, wong saya saja tidak pernah kenal dengan bu Retno sebelumnya, ya pertama kali kenal pas datang kerumah itu bersama Totok,” ujarnya.

Alasan waktu itu, sebagai mantan Komandan Rayon Militer (Danramil), Roso bisa dipercaya oleh Totok untuk memegang DEC di Gunungkidul. Sebab, waktu itu Retno mengungkapkan kepada Totok bahwa dirinya merupakan tokoh yang berpengaruh.

“Katanya saya itu orangnya berpengaruh, bisa ngumpulke masa makanya saya cocok untuk memimpin Gunungkidul DEC,” ujarnya.

Awalnya, Roso sudah berfikiran hal itu tidak masuk akal. Namun, setelah didatangi berkali-kali, Roso akhirnya luluh dengan rayuan Totok.

“Totok pernah menjanjikan akan ada dana sosial yang berasal dari luar negeri. Dana itu guna melancarkan program kegiatan yang entah dirinya sudah lupa. Bahkan Janji manisnya itu gaji saya 500 dollar per bulan,” ucap Roso. (*)

 

Related Post