Hari Batik, Dinas Ajak Pelajar Melek Warisan Budaya

165 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Hari Batik Nasional adalah hari perayaan nasional Indonesia untuk memperingati ditetapkannya batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) pada 2 Oktober 2009 oleh UNESCO.

Peringatan Hari Batik Nasional pada 2 Oktober 2019 menginjak satu dekade, para pelajar dan pegawai di Kabupaten Gunungkidul mengenakan batik secara serentak.

Hal itu sesuai dengan surat himbauan dari Sekretariat Daerah Kabupaten Gunungkidul nomor 065/5127 yaitu untuk mengenakan pakaian batik.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Bahron Rasyid menuturkan bahwa pihaknya sudah menginstruksikan kepada sekolah agar mengenakan batik pada tanggal 2 Oktober 2019.

“Sudah kita instruksikan kepada sekolah-sekolah sesuai dengan surat dari Pemerintah Daerah untuk mengenakan pakaian batik.” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Rabu (2/10/2019).

Bahron menjelaskan batik yang merupakan warisan budaya, Dikpora Gunungkidul berkewajiban untuk sejak dini menanamkan rasa cinta terhadap batik. Dengan memasukkan pelajaran batik ke dalam kurikulum dan muatan lokal mulai tahun 2019 merupakan salah satu cara untuk mengangkat batik di dunia pendidikan.

“Lebih dari mengenakan pakaian batik pada Hari Batik ini, Dikpora telah menanamkan kecintaan terhadap batik dengan memberikan pelajaran membatik. Secara bertahap semua sekolah diharap untuk bisa mengajarkan batik pada siswanya.” terangnya.

Dirinya berharap para pelajar dapat mulai mencintai batik sebagai warisan budaya yang harus selalu dilestarikan.

“Kita tanamkan kecintaannya terhadap batik dari mulai mengenakan pakaian batik, lalu melatih membuat batik, mengapresiasinya, dan pada akhirnya bisa untuk memproduksi batik yang dapat dijadikan sumber pendapatan.” pungkasnya. (Falentina)

Related Post