Indikasi Pelanggaran Pemilu, Tiga Caleg Diketahui Bagi-bagi Duit

491 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Sebanyak tiga orang calon anggota legislatif (caleg) diketahui melakukan pelanggaran pemilu berupa politik uang.

Hal itu diketahui oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gunungkidul yang menemukan indikasi pelanggaran lantaran diduga membagikan uang Rp 50.000 kepada sejumlah warga dalam sebuah acara yang berlangsung di Desa Genjahan, Kecamatan Ponjong.

Ketua Bawaslu Gunungkidul, Is Sumarsono, mengatakan dugaan politik uang itu terjadi pada Desember 2018. Bawaslu, menurut Is, segera membuat kesimpulan pada Kamis (18/1) berdasarkan hasil penyelidikan dan temuan di lapangan.

“Kami juga berkoordinasi dengan KPU Gunungkidul terkait pembagian uang ini,” kata Is saat ditemui, Selasa (15/1/2019)

Is menjelaskan berdasar hasil pemeriksaan ada kerancuan dalam kasus tersebut, lantaran caleg yang bersangkutan mengklaim uang yang diberikan merupakan uang transportasi kepada simpatisan partai. Padahal, menurut Is, sesuai aturan yang ada batas uang transportasi yang boleh diberikan paling banyak Rp25.000. Beberapa kalangan menilai uang yang diberikan termasuk dalam politik uang. Tetapi jika dilihat dari undang-undang yang ada, uang transportasi atau uang makan tidak termasuk dalam kategori politik uang.

“Kalau sekalian dilegalkan sebagai uang transportasi kami merasa tidak jadi masalah,” ujarnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Gunungkidul, Supami, menyatakan jajarannya telah berkomunikasi dengan Bawaslu. Untuk aturan yang jelas soal uang transportasi sebagai politik uang masih menjadi kewenangan KPU Pusat.

“Saat ini kami hanya bisa mendorong KPU Pusat untuk membuat aturan yang jelas,” ungkapnya. (Bayu)

Related Post