Kasus Penyebaran DBD Kian Meluas

130 views
Ruang IGD RSUD Wonosari (Foto: GKpost)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Jumlah penderita demam berdarah dengue (DBD) di Gunungkidul semakin meningkat. Kasus penyebaran pun juga  semakin meluas.

Hal itu terbukti bahwa selama tiga bulan terakhir sudah ada empat korban meninggal dan 558 kasusu DBD yang menyerang warga Gunungkidul.

Informasi yang berhasil dihimpun, pada 2019 jumlah kasus DBD mencapai 576 kasus dengan korban meninggal dunia satu orang. Sementara, untuk triwulan pertama 2020 tepatnya hingga Rabu (25/3/2020) sudah ada 558 kasus dan dengan korban meninggal dunia berjumlah empat orang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Gunungkidul, Sumitro, mengaku ada peningkatan jumlah kasusu DBD di Gunungkidul.

“Tahun lalu hanya ada satu pasien yang meninggal dunia sedangkan tahun ini ada empat,” kata Sumitro, Rabu, (25/3).

Menurut dia, upaya pencegahan terus dilakukan melalui sosialisasi ke masyarakat sehingga penyebarannya bisa ditekan.

“Tiga kecamatan yang memiliki kasus DBD terbanyak adalah Wonosari, Patuk dan Karangmojo,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Dinkes Gunungkidul, Dewi Irawaty, mengatakan upaya paling efektif untuk pencegahan DBD yakni dengan memberantas sarang nyamuk. Dengan pemutusan siklus ini, maka populasi nyamuk aedes aegypti bisa ditekan.

“Memang ada fogging, tetapi itu bersifat sementara hanya untuk membunuh nyamuk dewasa,” imbuhnya. (Yup)

Related Post