Kecamatan Karangmojo Dominasi Pasien ODP

192 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Jumlah Orang Dalam Pemantau (ODP) Covid-19 di Kabupaten Gunungkidul mengalami peningkatan.

Lonjakan tersebut terjadi di Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul.

Dari data yang ada hingga Senin (23/3/2020), jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) terkait dengan Covid-19 di Kabupaten Gunungkidul mencapai 188 orang. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak tiga orang.

ODP tercatat paling banyak ditemukan di Kecamatan Karangmojo sebanyak 69 orang, disusul Kecamatan Wonosari sebanyak 22 orang.

Di Kecamatan Karangmojo, jumlah ODP melonjak drastis hanya dalam hitungan hari. Merujuk data https://corona.jogjaprov.go.id/ yang diolah Harianjogja.com, pada Rabu (18/3/2020) jumlah ODP di Karangmojo hanya tercatat sebanyak tiga orang. Namun seiring waktu jumlahnya terus melonjak.

Pada Sabtu (21/3/2020) jumlah ODP di wilayah ini mencapai 56 orang, Minggu (22/2/2020) menjadi 64 orang serta kekinian terupdate pada Senin (23/3/2020) sebanyak 69 orang.

Artinya dalam rentang waktu lima hari atau tak sampai satu minggu, jumlah ODP di Kecamatan Karangmojo naik sebanyak 66 orang.

Selain ODP, tercatat Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 3 orang dan pasien positif nihil di seluruh kecamatan di Gunungkidul.

Sebagai catatan,ODP merupakan pasien yang dipulangkan untuk dipantau kesehatannya selama 14 hari oleh Puskesmas atau fasilitas kesehatan di wilayah domisili. Yang masuk kategori ODP yakni orang yang mengalami gejala demam lebih dari 38 derajat celcius atau ada riwayat demam atau ISPA tanpa pneumonia, dan memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit atau wilayah yang terjadi kejadian luar biasa Covid-19 pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty membenarkan jika ODP di Gunungkidul mengalami lonjakan. Namun pemerintah terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik.

“Tetap kami stanbye 24 jam dan terus kami himbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan,” katanya.

Begitu juga pemerintah akan selalu berusaha melayani masyarakat dengan baik dengan berpegang pada ajaran Jawa seperti orang yang sabar riskinya banyak dan mengalah akan lebih baik. (red)

Related Post