Kelor Siap Pasarkan Produk Olahan Makanan

  • Share

GunungkidulPost.com – KARANGMOJO – Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kabupaten Gunungkidul bekerjasama dengan DPRD Gunungkidul menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Olahan Makanan yang dilaksanakan di Balai Dusun Mengger, Kelor, Karangmojo, Kamis (24/6/2021).

Sebanyak 30 orang peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan yang dikhususkan bagi kelompok wanita di wilayah tersebut. Antusiasme nampak saat para ibu-ibu ini bersemangat dalam belajar mengembangkan makanan olahan ini.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Gunungkidul, Widagdo mengatakan, kegiatan tersebut diselenggarakan selama 3 hari dengan peserta para ibu-ibu.

Pelatihan ini pun tak luput dari peran kerjasama dengan dewan melalui anggaran Pokok-pokok pikiran.

“Kegiatan pelatihan ini dimulai dari tanggal 22 – 24 Juni. Dengan jumlah peserta 30 orang yang kita berikan sertifkat setelah selesai kegiatan pelatihan ini,” katanya pada penutupan kegiatan pelatihan olahan tempe dan sagu, Kamis (24/6/2021).

Lanjut Widagdo, untuk pembimbing praktek adalah dari orang yang sudah profesional dibidangnya, terutama dalam mengolah tempe dan sagu.

Sementara untuk pembekalan berupa teori pihaknya bekerja sama dengan lembaga dan perguruan tinggi.

“Kegiatan ini kami juga melibatkan berbagai pihak termasuk bekerja sama dengan perguruan tinggi dan lembaga-lembaga yang sudah bonafit,” akunya.

Sementara itu, Panewu Karangmojo, Marwata Hadi menyampaikan adanya palaksanaan program pelatihan olahan makanan tersebut mempunyai manfaat yang besar untuk kemajuan ekonomi masyarakat.

“Ini dapat menambah ilmu keahlian para ibu-ibu untuk lebih kreatif dalam mengolah makanan terutama dalam mengolah tempe dan sagu,” terangnya.

Menurut Marwata, dengan selesainya kegiatan pelatihan tersebut Ia berharap agar dapat terus dikembangkan guna meningkatkan perekonomian.

“Setelah mendapatkan bekal pelatihan ini, para ibu-ibu jangan berhenti sampai disini. Kedepan harus dapat dipraktekan kemudian dicoba untuk dipasarkan. Ini dapat menambah penghasilan keluarga,” jelasnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, menurut dia pembekalan palatihan makanan dapat menambah ilmu, ketrampilan, kreatifitas ibu-ibu dalam mengolah makanan sehingga dapat bernilai jual lebih.

“Di era serba digital saat ini berjualan tidak perlu membuka lapak atau toko, namun kita harus bisa mengikuti perkembangan jaman dengan berjualan melalui online yang pastinya akan semakin dipermudah dan menyasar bangsa pasar yang luas,” jelasnya. (Tnt)

  • Share