Kelurahan Candirejo Resmi Ditetapkan Jadi Desa Wisata

  • Share
Ketua DPRD Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, SE Bersama Bupati Gunungkidul Sunaryanta menghadiri geliat wisata Telaga Nangsri. (Foto: ist)

Gunungkidulpost.com – SEMANU – Bersamaan dengan momentum rangkaian Hari Pariwisata Internasional tahun 2022, Kalurahan Candirejo di Kapanewon Semanu, Gunungkidul resmi ditetapkan sebagai desa wisata pada Kamis (22/09/2022).

Lurah Candirejo, Renik Warisman, menyebut wilayahnya tersebut memiliki banyak potensi wisata sehingga layak dijadikan sebagai Desa Wisata.

Ia mengatakan Candirejo memiliki 7 telaga yang bisa difungsikan sebagai destinasi wisata. Selain itu, terdapat sekitar 25 potensi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) hingga potensi pengembangan wisata edukasi.

“Potensi yang kami miliki terbilang komplet, mulai dari alam hingga produk lokal,” kata Renik memberikan keterangannya.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul, Arif Aldian, mengatakan penetapan Desa Wisata Candirejo dilakukan di momentum yang tepat. Sebab bersamaan dengan peringatan Hari Pariwisata Internasional 2022.

Ia pun berharap Desa Wisata Candirejo mampu berkembang pesat secara mandiri.

Sesuai dengan tema Hari Pariwisata Internasional tahun ini, yaitu Rethinking Tourism.

“Desa Wisata Candirejo memiliki banyak sekali destinasi unggulan, sehingga layak untuk dikembangkan,” kata Arif.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, Bupatinya juga turut hadir.

Endah pun berharap agar predikat tersebut mampu dipertahankan. Termasuk mengembangkannya menjadi lebih baik ke depannya.

“Kami sangat mendukung langkah baik Pemerintah Kelurahan dalam mengemas menjadi Desa Wisata. Dan diera digital ini Pokdarwis harus aktif mempromosikan tempat wisatanya agar semakin maju dan berkembang,” kata Endah.

Bupati Gunungkidul Sunaryanta, juga berpesan kepada warga setempat untuk melakukan berbagai inovasi dalam mempromosikan Desa Wisata Candirejo. Terutama memanfaatkan teknologi informasi digital.

“Selain inovasi mengembangkan produk umkm dan kuliner juga pomosi lewat medsos itu penting,” tutupnya. (red)

  • Share
Exit mobile version