Konflik Proyek JJLS Gunakan Jalur Mediasi

246 views
 

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Konflik proyek Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS) antara warga terdampak dengan tim proyek JJLS Provinsi DIY mulai menemukan titik terang.

Hal itu terungkap dalam sidang perdana gugatan proyek JJLS di Pengadilan Negeri (PN) Wonosari, Rabu (2/4/2018). Hakim menyatakan akan diselesaikan melalui jalur mediasi.

Ketua PN Wonosari Husnul Qotimah yang menjadi hakim dalam persidangan tersebut mengungkapkan upaya mediasi dipilih sebagai jalan awal menempuh titik temu.

Nantinya ada tiga tahap dalam proses mediasi. Tahap pertama mendatangi penggugat yakni warga terdampak, tahap kedua mendatangi tergugat yakni panitia proyek JJLS dengan maksud menggali informasi sedalam dalamnya untuk menemukan titik temu permasalahan.

“Tahap ketiga baru keduanya akan dipertemukan kembali,” paparnya.

Adapun untuk tahap pertama pertemuan antara PN Wonosari dengan pihak penggugat akan dilangsungkan tanggal 8 Mei mendatang.

“Tahapan ketiga belum ada kepastian tanggal, menunggu dua tahapan selesai dulu,” imbuhnya.

Husnul menjelaskan proses mediasi ini dipilih karena prosesnya tidak memakan waktu yang banyak yakni hanya 30 hari sesuai hari kerja. Sementara jika langsung menggunakan proses sidang gugatan bisa memakan waktu hingga berbulan bulan.

“Kalau langsung gugatan waktunya kurang lebih bisa sampai enam bulan,” ucapnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Warga Terdampak JJLS, Nurlaili mengatakan, mediasi merupakan jalur terbaik karena warga nantinya bisa lebih terbuka dalam menyuarakan keluh kesahnya.

“Kita memang mengupayakan mediasi karena caranya lebih kekeluargaan,” ujarnya.

Kendati demikian lanjut Nurlaili jika mediasi gagal maka pihaknya tetap akan melanjutkan ke proses sidang gugatan.

“Namun jika tidak ada titik temu kita akan ke sidang gugatan,” tutupnya. (Bayu Prihartanto)

 

Related Post