Lantaran Kasus Prona, Roda Pemerintahan Desa Terganjal

603 views
 

Ilustrasi. Net



​Gunungkidulpost.com – Wonosari – Roda pemerintahan di Desa Sidorejo, Kecamatan Ponjong tersendat lantaran Kepala Desa Sidorejo menjadi terdakwa kasus dugaan penyelewengan program sertifikat Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona).

 

Dampak yang ditimbulkan akibat kades berperkara dengan hukum menjadi sangat kompleks. Saat ini, pemerintahan desa hanya dikendalikan oleh kaur kesra merangkap sebagai Plt. Sejumlah jabatan penting di desa juga mengalami kekosongan. Selain itu, ada lima dusun yang sudah selesai masa jabatan.
“Jabatan Plt tidak bisa membuat kebijakan rekruitmen perangkat desa. Otomatis sekarang petugas yang ada dioptimalkan,” kata Kabid Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKB-PMD), Gunungkidul M. Farkhan, Kamis (03/2/2017)

Pihaknya tidak menampik, persoalan yang dialami pemerintahan Desa Sidorejo, menjadi perhatian serius pemkab. Belum lama ini, Bidang Pemerintahan Desa, DP3AKB-PMD memanggil perangkat Desa Sidorejo. Namun dia menyebut berkaitan dengan keuangan, seperti pencairan dana desa maupun alokasi dana yang lain tidak ada masalah.
Menurut Farkhan, peroalan yang dihadapi Desa Sidoharjo baru dapat disikapi secara jelas setelah adanya ketetapan hukum atas terdakwa Kades, Sakina. Kata dia, jika Pengadilan Negeri (PN) Wonosari sudah menjatuhkan vonis dan inkrah, baru kemudian dapat ditunjuk penjabat sementara (PjS). “Jadi, saat ini kami masih menunggu proses hukum yang tengah ditangani oleh pihak berwenang,” ujarnya.

Sementara itu, pihaknya tidak mau lebih dalam mengomentari kasus hukum terdakwa, karena sekarang lebih konsentrasi melakukan komunikasi dengan pemerintah desa. Tujuannya hanya satu, yakni supaya roda pemerintahan tetap berjalan seefektif mungkin.“Kasus ini sudah berlangsung sekitar tahun 2013 dan sekarang sudah masuk ke pengadilan,” jelasnya.
Sebelumnya kasus itu berawal dari dugaan penyelewengan Prona oleh Kades Sakina. Selain Sakina, bendahara panitia, sekaligus Kepala Bagian Pemerintahan Desa Sidorejo, Mardiyanto juga ikut berurusan dengan hukum. (Heri)

 

Related Post