LP Perempuan Berdaya Tampung Ratusan Warga Binaan Mulai Dibangun

208 views
 

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Direktorat Jendral Pemasyaraktan Kementrian Hukum dan Ham RI melaksanakan peletakan batu pertama dalam rangka program pembangunan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Yogyakarta, Rabu (7/8/2019).

Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB tersebut akan dibangun dilahan milik Kementrian Hukum dan Ham yang berdampingan dengan Rumah Tahanan Kelas IIB Wonosari dan Lembaga Pembinaan Kusus Anak (LPKA).

Pembangunan dengan luas lahan kurang lebih 10.000 m², dan 300 m² untuk rumah dinas tersebut direncanakan berdaya tampung 264 warga binaan perempuan.

Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Ham DIY, Krismono mengatakan adanya acara peletakan batu pertama sebagai tanda pembangunan Lapas Perempuan Kelas IIB Yogyakarta telah dimulai.

“Lapas Perempuan saat ini masih menempati Lapas Wirogunan, artinya Lapas Perempuan masih menumpang di Lapas Wirogunan. Sehingga perlu segera merealisasikan pembangunan Lapas Perempuan Kelas IIB Yogyakata ini,” katanya kepada Gunungkidulpost.com seusai acara peletakan batu pertama.

Krismono, menjelaskan bahwa penghuni Lapas Perempuan saat ini ada 118 orang, dengan menempati ruangan kecil yang terbatas .

“Lapas perempuan sudah over kapasitas dengan dihuni 118 orang dan menempati ruang kecil. Sehigga untuk mengantisipasi akan bertambahanya napi perempuan menjadi salah satu segera direalisasikanya pembangunan Lapas Perempuan itu,” paparnya.

Dia menambahkan pembangunan Lapas Perempuan Kelas IIB Yogyakarta tersebut ditergetkan samapai 2020 tahun depan.

“Target pembangunan tahun 2019 adalah pembangunan kantor, ditargetkan selesai pada Desember 2019. Dan dilanjutkan pada tahun 2020 nanti dengan pembangunan blok hunian dan pagar pengaman disekitar,” jelasnya.

Sementara itu Sekretaris Direktorat Jendral Pemasyaraktan Kementrian Hukum dan Ham RI, Ibnu Caldun dalam sambutannya menuturkan Lembaga Pemasyaraktan menambut baik adanya pembangunan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Yogyakarta.

“Adanya pembangunan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Yogyakarta tidak lagi bersatu dengan Lapas Wirogunan. Dan kami akan mengawal betul pembangunan Lapas Perempuan Kelas IIB Yogyakarta ini,” ujarnya.

Ibnu berharap kedepan dengan adanya gedung Lapas Perempuan sendiri akan dapat mencukupi untuk menampung warga binaan.

“Diharapkan dengan dibangunnya Lapas Perempuan ini dapat menampung warga binaan sehingga tdak over kapasitas lagi,” tutupnya. (Falentina)

 

Related Post