Mahasiswa KKN UNS Mengajak Masyarakat di Padukuhan Tumpak untuk Mengembangkan Budaya Literasi

  • Share

GunungkidulPost.com – PLAYEN – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret berlangsung pada tanggal 3-31 Agustus 2021. Mahasiswa yang tergabung dalam kelompok 276 yang berlokasi di Padukuhan Tumpak, Desa Ngawu, Kapanewonan Playen, Kabupaten Gunungkidul mengajak masyarakat mengembangkan budaya literasi.

Program ini merupakan salah satu program utama kelompok 276 yang bertujuan untuk menumbuhkan dan meningkatkan minat membaca masyarakat, khususnya anak-anak, di Padukuhan Tumpak.

Menurut Dyan Nisuo (31/08/2021) selaku ketua kelompok, “Program untuk meningkatkan budaya literasi ini diwujudkan dengan pembuatan PERPUSSUN (Perpustakaan Dusun). Buku bacaan untuk PERPUSSUN didapatkan melalui pembelian dan pembukaan donasi melalui sosial media. Dengan adanya PERPUSSUN ini diharapkan anak-anak di Padukuhan Tumpak dapat lebih mudah mendapatkan bacaan buku bacaan serta memiliki kebiasaan baru, yaitu gemar membaca.”

Lokasi yang dipilih untuk meletakkan rak PERPUSSUN adalah Balai Dusun Tumpak yang mana cukup stratagis.

“Kami memanfaatkan Balai Dusun Tumpak dikarenakan lokasi tersebut cukup strategis untuk dijangkau masyarakat, berada di dalam balai dusun dan dekat dengan Taman Kanak-Kanak (TK),” kata Dyan Nisuo.

Penyerahan PERPUSSUN ini dilakukan pada Selasa, 31 Agustus 2021 oleh Dr. Sandra Bayu Kurniawan, S.Pd., M.Pd selaku dosen pembimbing lapangan (DPL) kepada Kepala Dusun Tumpak. Program ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat desa, khususnya anak-anak. Mereka silih berganti membaca buku di Balai Dusun.

Selain program kerja diatas, kelompok KKN ini juga memiliki program kerja lain selama program KKN UNS berlangsung. Kegiatan tersebut diantaranya bimbingan belajar untuk TK, SD, SMP, dan SMA, pengadaan lomba 17 Agustusan, serta lomba pidato covid-19 bertemakan “Kegiatanku di Masa Pandemi Covid-19” yang bertujuan untuk meningkatkan budaya literasi dengan cara berlatih menulis teks pidato.

Tidak hanya itu, kelompok 276 melakukan sosialisasi ekonomi kreatif, pembuatan produk kewirausahaan (jamur crispy, jamu, dan empon-empon siap seduh), sosialisasi mitigas bencana, pembuatan peta administasi dan peta kerawanan bencana, pembuatan tempat cuci tangan, pembagian masker dan sabun cuci tangan, serta pengenalan alat olahraga sederhana.

Dyan Nisuo berharap kegiatan KKN ini diharapkan dapat memberikan banyak manfaat, berdampak positif bagi masyarakat di Padukuhan Tumpak maupun mahasiswa KKN itu sendiri. (Red)

  • Share
Exit mobile version