Main Perdana Dikandang, PSIM Telan Kekalahan Atas Tim Tamu Persik Kediri

263 views
 

Gunungkidulpost.com – Bantul – Laga kandang perdana Liga 2 2019 mempertandingkan antara PSIM Jogja vs Persik Kediri yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Pacar Bantul, Senin (1/7) berhakhir dengan skor 1-2.

Dengan skor tersebut, PSIM harus mengakui keunggulan tim tamu Persik Kediri.

Mulai menit awal babak pertama, PSIM tampil bermain agresif. Dengan memperagakan umpan-umpan pendek. Beberapa peluang pun mempu membuat panik barisan belang Persik Kediri.

Tampil dengan kekuatan penuh, PSIM sebenarnya unggul terlebih dulu melalui pemain sayap Rossi Noprihanis, tepatnya pada menit ke-39. Bola hasil tendangan bebas tidak dapat ditangkap sempurna oleh Syaiful Amar, bola liar pun dituntaskan oleh Rossi Noprihanis untuk menjadi gol.

Persik Kediri yang turut didukung ratusan suporternya, justru tampil menggila usai turun minum. Dua gol balasan berhasil dicetak tim berjulukan Macan Putih ke gawang PSIM.

Pertama melalui Risna Prahalabenta menit ke-54.

Arif Yanggi Rahman membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan Persik, enam menit menjelang pertandingan usai. Kemenangan ini membuat Persik Kediri untuk sementara Liga 2 2019 grup timur dengan poin tujuh.
Sementara bagi PSIM ini adalah kekalahan kedua beruntun, di mana yang sebelumnya didapat di kandang Mitra Kukar.

Pelatih PSIM Jogja, Vladimir Vujovic mengaku kecewa dengan permainan anak asuhnya. Menurut dia, para pemain yang telah diinstruksikan untuk menggempur pertahanan lawan tak mampu diperagakan oleh pemain selama 90 menit pertandingan.

“Saya telah menginstruksikan masing-masing pemain untuk disiplin. Namun sayangnya anak-anak tidak main baik sore ini,” kata Vladimir Vujovic.

Pelatih yang akrab disapa Vlado menyebut pemainnya tidak disiplin terutama di babak kedua. Dua gol balasan lawan menurutnya semakin membuat mental timnya turun.

“Babak pertama meski unggul, tapi tidak sesuai instruksi saya. Banyak peluang terbuang percuma,” paparnya.

Sementara itu, gelandang Raymond Tauntu, bertekad bangkit untuk menghadapi partai selanjutnya.

“Tidak ada yang mau kalah atau imbang di kandang sendiri, sangat kecewa. Semoga kami bisa memperbaiki,” ucapnya.

PSIM dijadwalkan akan kembali bermain di kandang sendiri dengan menjamu PSBS Biak pada 14 Juli mendatang. (Bayu)

 

Related Post