Menikmati Citarasa Kopi khas Gunungkidul. Sruput Bikin Penining

  • Share
Avin Prastiwi seorang barista di Kelurahan Wisata Gunung Gambar saat meracik kopi untuk pelanggan. (Foto: Gog-GKpost).

Gunungkidulpost.com – NGAWEN – Desa wisata Gunung Gambar Ngawen yang berada di sebelah Utara kota Wonosari Gunungkidul menyuguhkan kopi khas daerah setempat. Kopi yang berjenis robusta ini di tanam warga sejak tahun 1980 silam.

Bermula dari beberapa pekarangan milik warga yang di tanami kopi, saat ini mulai membuahkan hasil. Ada juga lokasi tadinya hanya semak belukar, oleh warga pun mulai digarap menjadi kebun kopi. Penggarapan lahan ini mulai di giatkan sejak tahun 2017 silam dengan luas lahan seluas 1000m.

Desa yang mendapat dukungan dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta sebagai desa mitra budidaya untuk pengembangan bibit dan semai untuk petani kopi.

Sulasna, salah seorang petani kopi sekaligus ketua kelompok tani kopi (Tani Muda Mandiri) mengungkapkan kebun sampel 1000m saat ini mulai ditanam bibit kopi sebanyak 5000 bibit.

“Untuk tanaman kopi tahun 1980an sudah menghasilkan 18-20kg green bean biji kopi, hanya bisa untuk mendukung pengembangan wisata, untuk di jual secara luas belum mencukupi.”ungkapnya.

Kedepanya semoga hasil panen bisa memenuhi pangsa pasar luas dan semoga saja ada perhatian dari Pemerintah tarkait dengan penanganan hama, masalah air untuk penyiraman dan juga pupuk.

“Kelangkaan pupuk menjadi kendala, untuk maslah air kami sudah mengandalkan sumur bor dan juga untuk penanganan hama sebagian petani kopi belum mengerti cara mengatasinya,”imbuhnya.

Sementara itu Avin Prastiwi seorang barista di Kelurahan Wisata Gunung Gambar mengungkapkan dirinya sudah mendapatkan pelatihan dari dinas Pariwisata untuk cara penyajian kopi yang menjadi produk unggulan di wisata tersebut. Iapun menambahkan untuk penikmat kopi khas Gunungkidul ini dari berbagai kalangan baik tua maupun muda.

“produk unggulan wisata kami selain spot view adalah kopi khas hasil petani setempat yang belum di perdagangkan secara luas,”pungkasnya. (Go)

  • Share