Meski Dilanda Kekeringan, Warga Gunungkidul Kembangkan Kebun Buah

373 views

Gunungkidulpost.com – Semanu – Untuk mengembangkan potensi pariwisata,
Warga Dusun Gunungkunir, Desa Candirejo, Kabupaten Gunungkidul mulai mengembangkan agrowisata kebun buah.

Kebun buah yang ia kelola yakni kelengkeng dan durian. Namun di tengah kemarau panjang ini masyarakat mulai kawatir lantaran stok air yang mereka miliki mulai menipis.

Salah seorang warga Dusun Gunungkunir, Supramono mengatakan pengembangan kebun buah tersebut memberikan banyak manfaat karena bisa membantu upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Tanaman buah bisa tumbuh subur dan sekarang kelengkeng mulai berbuah,” katanya saat ditemui wartawan, Senin (29/7/2019).

Dia juga berharap kebun buah yang dikembangkan bisa berjalan dengan sukses dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan berhasil, sehingga menjadi tujuan wisata di Desa Candirejo,” paparnya.

Sementara itu, Pendiri Yayasan Mahisa Agni Yogyakarta Wahyu Purwanto mengatakan pemilihan kerja sama pengembangan kebun buah di Gunungkunir karena di wilayah ini masih banyak warga yang miskin. Dengan pemberdayaan tersebut, kesejahteraan masyarakat diharapkan bisa meningkat.

Menurut dia, untuk pengembangan kebun buah, pihaknya memiliki teknologi sehingga dapat mengatasi masalah terhadap budi daya.

“Salah satunya kan masalah panen, dengan teknologi hormon, durian atau kelengkeng yang ditanam bisa dipanen tanpa mengenal musim,” katanya.

Dia menjelaskan tujuan lain pengembangan juga sebagai pendukung potensi wisata di Gunung Kidul yang selama ini masih mengacu pada panorama keindahan alam.

“Setelah kebun buah jadi, akan ada rest areasebagai tempat singgah bagi pengunjung yang menuju kawasan pantai,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Lembaga Kebun Insinyur, Iriawan mengatakan kerja sama dengan warga ini memiliki banyak manfaat.

Pengembangan kebun buah tersebut sudah dirintis sejak dua tahun lalu. Untuk saat sekarang, tanaman kelengkeng pengembangan berjalan baik karena mulai berbuah. Tanamam buah tersebut sudah melalui proses inovasi teknologi sehingga pengembangan dikenal dengan kebun buah penghormonan.

“Kami berharap kebun buah ini dapat menyejahterakan masyarakat,” tutupnya. (Bayu)

Related Post