Nasib Perumahan Mangkrak, Pemerintah Pilih Cuci Tangan

428 views

Gunungkidulpost.com – Patuk – Program bantuan dan penggunaan perumahan bagi pengemis, gelandangan, dan orang terlantar (PGOT) yang terletak di Dusun Doga, Desa Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul sampai saat ini masih belum jelas.

Kepala Desa Nglanggeran, Senen, mengaku belum ada koordinasi dengan instansi terkait mengenai hunian PGOT yang sudah mulai dihuni. Pihaknya mendengar dari masyarakat sekitar, dan sudah melakukan koordinasi dengan calon penghuni.

“Sudah ada yang didaftar kemarin, soalnya kami juga belum mengetahui kok sudah dihuni,” ujarnya kepada wartawan.

Saat perencanaan pihak desa hanya menerima sosialisasi. Terkait penggunaan dirinya hanya mengetahui belum ada sarana yang memadahi.

Senen berharap ada koordinasi dengan masyarakat saat akan digunakan, sehingga tidak menimbulkan permasalahan sosial dengan warga sekitar dikemudian hari.

“Setahu saya, bangunan itu belum layak digunakan, karena belum ada listrik dan air. Kemarin saat mengumpulkan calon pemakai sudah saya sosialisasikan untuk ambil air disumber di seberang sungai, dan melarang untuk BAB disungai,” bebernya.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Gunungkidul Siwi Irianti mengaku tidak mengetahui seperti apa kedepan lokasi tersebut akan digunakan. Sebab, tidak ada koordinasi dengan pemerintah kabupaten.

“Sejauh ini laporan dari teman-teman yang dulu memang tidak ada koordinasi dengan kabupaten. Kami tidak mengetahui,” ucapnya.

Terpisah Kepala Dinas Sosial DIY, Untung Supriyadi saat berusaha di hubungi Gunungkidulpost belum membalas pesan singkat maupun telepon dari wartawan saat dimintai. (Bayu)

Related Post